Pj. Sekda Fery Afriyanto Siap Akselerasikan Piloting Digitalisasi Perlindungan Sosial 2026

PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta efektivitas penyelenggaraan perlindungan sosial melalui pemanfaatan teknologi digital.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fery Afriyanto, saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Program Piloting Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) Tahun 2026 secara virtual dari Ruang Vidcon Kantor Gubernur, Jumat (18/9/2026) sore.

Rakor yang dipimpin langsung oleh Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) sekaligus Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Jenderal TNI (Purn.) Luhut B. Pandjaitan, tersebut membahas kesiapan peluncuran nasional (roll-out) sistem Perlinsos berbasis digital. Langkah ini dilakukan agar penyaluran bantuan sosial menjadi lebih tepat sasaran, transparan, terintegrasi, dan akuntabel melalui pemanfaatan Infrastruktur Digital Publik (Digital Public Infrastructure/DPI).

Luhut menyampaikan bahwa peluncuran nasional sistem Perlinsos digital terintegrasi ini rencananya diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Oktober 2026. Sebelum peresmian tersebut, pembenahan data dan proses digitalisasi diharapkan telah rampung serta terdata dengan baik di setiap daerah.

"Melalui program ini, kita membutuhkan kerja sama agen Perlinsos yang tersebar di setiap provinsi. Kami melibatkan unsur TNI dan Polri untuk memobilisasi para agen agar dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam mendata masyarakat penerima bantuan," terang Luhut.

Ia mengimbau seluruh jajaran Pemerintah Provinsi, Polda, Kodam, ASN, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga unsur terkait lainnya untuk menjadi agen Perlinsos. Para agen ini bertugas membantu proses registrasi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan sosial.

Untuk menjadi agen Perlinsos, Luhut mengarahkan pihak terkait agar berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) setempat dalam verifikasi data masyarakat serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Menanggapi arahan tersebut, Pj. Sekda Fery Afriyanto menegaskan kesiapan Pemprov Babel untuk mendukung dan mengakselerasi pelaksanaan program tersebut melalui penguatan koordinasi lintas sektor perangkat daerah serta pemangku kepentingan terkait.

Ia memastikan kesiapan daerah, baik dari segi data, sumber daya manusia, infrastruktur, maupun koordinasi antarinstansi. Pemprov Babel juga akan menyiapkan mekanisme pendaftaran, verifikasi, pemantauan, hingga penyampaian sanggahan secara digital melalui agen Perlinsos guna menjamin proses yang lebih efektif dan transparan.

Guna mendukung kelancaran program piloting tersebut, Pemprov Babel akan memfokuskan perhatian pada beberapa aspek krusial, antara lain penguatan koordinasi, kesiapan data, peningkatan literasi digital masyarakat, serta pelindungan data pribadi di setiap tahapan implementasi.

Melalui langkah strategis ini, Pemprov Babel juga bisa betransformasi digital di bidang perlindungan sosial sehingga dapat mewujudkan pelayanan publik yang semakin efektif, responsif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Penulis : Wigiari
Sumber : Biro Adpim Setda Prov. Babel
Editor : Rini Martini
Fotografer : MALVIN JUNIO
Dibaca : 98 Kali