Warga Pugul Butuh Informasi dan Hiburan

Pugul - Pemutaran film menjadi sarana untuk menyampaikan informasi dan hiburan kepada masyarakat. Pemutaran film dangan layar lebar atau lebih dikenal dengan layar Tancap, Sabtu malam (07/11/15) hadir untuk memberikan informasi dan hiburan kepada masyarakat desa Pugul Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka.
 
Kegiatan yang dimotori Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut menyajikan film bertajuk Tanah Surga. Film Tanah Surga berkisah mengenai kehidupan masyarakat di perbatasan Indonesia dan Malaysia. Diharapkan dengan menyaksikan pemutaran film itu dapat membangkitkan rasa nasionalisme masyarakat.
 
Menurut Surianto selaku Koordinator Tim Media Center, kegiatan ini tak hanya menyajikan pemutaran film untuk hiburan saja, sebab tim kreatif Media Center juga menampilkan iklan layanan masyarakat berupa informasi mengenai sosialisasi kesehatan penanggulangan penyakit Kaki Gajah. Tujuannya agar masyarakat mengetahui cara mencegah penyebab penyakit kaki gajah. 
 
"Tak hanya itu, kali ini kita juga menampilkan Iklan Layanan Masyarakat (ILM) tentang keberadaan rumah sakit Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Balai Latihan Ketenagakerjaan Indonesia (BLKI) serta ILM tentang keberadaan Balai Latihan Koperasi (Balatkop). Kita ingin masyarakat mengetahui informasi tentang RSUP, BLKI, Balatkop agar bisa memanfaatkan apa yang telah dimiliki pemerintah," tambahnya.
 
Pemutaran film yang dilakukan tim media center Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendapat apresiasi dari Absor Zuhrina Kepala Desa Pugul. Pemutaran film ini sangat bagus, karena masyarakat di desa Pugul memang sangat butuh hiburan dan informasi, jelasnya, Sabtu (6/11/2015), di kediamannya, di desa Pugul Kecamatan Riau Silip Kabupaten Bangka.
 
"Men mereka pulang dari begawe leteh, kan butuh hiburan," imbuh Kades.
 
Menurut Kades, hiburan pemutaran film ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan di desa Pugul, tentunya pemutaran film tersebut dapat memberi hiburan serta informasi kepada masyarakat yang berpenghuni sekitar empat ribu jiwa dan bermata pencaharian sebagai petani.
 
Kades, berpesan agar sebelum melakukan pemutaran film maupun mengadakan hiburan, ada baiknya untuk melakukan sosialisasi atau pengumuman kepada masyarakat, agar masyarakat mengetahui adanya hihuran pemutaran film tersebut.
 
"Jangan lupa, harus ada pengumuman kepada masyarakat, jadi masyarakat tahu," pesannya.
 
Ia mengharapkan pemutaran film maupun hiburan harus sering diadakan, sehingga masyarakat dapat menikmati hiburan, sekitar satu atau dua bulan sekali.
 
"Masyarakat memang butuh hiburan, karena disitu juga masyarakat bisa mendapatkan informasi," harapnya
 
Road show pemutaran film ini sudah lima kali dilaksanakan, yaitu di Kabupaten Belitung Timur, Bangka Barat, Bangka Selatan dan Bangka Tengah, dan kali ini road show dilaksanakan di Kabupaten Bangka, tepatnya di desa Pugul.
 
Pantauan tim Babelprov.go.id pelaksanaan kegiatan ini cukup mendapat perhatian masyarakat. Puluhan masyarakat tampak antusias menonton film dan informasi yang disampaikan sambil duduk di motor dan banyak juga yang duduk dengan beralaskan koran.
 
Afendi alias Aling warga desa Pugul yang berprofesi sebagai petani dan pencari kayu junjung tanaman lada, sebelumnya berprofesi sebagai penambang timah inkonvesional.
 
Dengan diadakannya pemutaran film, menurutnya bisa membuat masyarakat terhibur, apalagi selesai belanja di lokasi pasar malam mereka bisa sekalian menonton.
 
"Faktor ekonomi sangat berpengaruh terhadap masyarakat di sini, dulu pada tahun yang lalu jika ada hiburan maka pasti ramai sekali, sekarang ekonomi kian menghimpit jadi jika ada hiburan dan pasar malam pun tidak seramai dulu," ungkapnya.
 
Sama halnya dengan Samsir 58 tahun, Bapak dengan 4 orang anak, warga desa Pugul berprofesi sebagai petani sawit, karet dan lada.
 
"Tergantung masyarakat yang menilai, kalau masyarakat mengerti pasti akan senang menonton pemutaran film ini. Kalau para remaja bisa dapat ilmu, kalau sudah tua hanya sekedar hiburan saja," tambahnya.
 
Di desa selain informasi dan film tentang pendidikan. Menurutnya, jangan hanya fokus tentang informasi dan pendidikan, tapi harus film yang menghibur sehingga mampu menarik perhatian masyarakat.
 
"Saya merasa terhibur dan senang dengan adanya pemutaran film, selain menghibur juga menambah informasi," katanya.
Penulis : Adi Tri Saputra
Sumber : Dinas Kominfo
Editor :
Fotografer : Adi Tri Saputra
Dibaca : 462 Kali