Remaja Putri Rentan Anemia, Noni Hidayat Bagikan Tablet Tambah Darah ke Siswi SMK Negeri 1 Pangkalpinang
PANGKALPINANG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menyebut remaja putri lebih rentan mengalami anemia, karena kehilangan darah, setiap bulan saat proses menstruasi.
Kondisi itu, kata Noni Hidayat, membuat tubuh menjadi mudah lemas dan berpotensi menurunkan konsentrasi belajar, apabila tidak diimbangi dengan asupan gizi yang baik.
Oleh karenanya, usai memimpin upacara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026, di SMK Negeri 1 Pangkalpinang, Kamis (23/7/2026), Noni Hidayat membagikan tablet penambah darah secara simbolis, ke para siswi di sekolah tersebut.
Selain itu, Noni Hidayat juga mengajak siswi SMK Negeri 1 Pangkalpinang, untuk lebih peduli terhadap kondisi tubuh, membiasakan pola hidup sehat, serta rutin mengonsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran, agar tetap aktif belajar dan berprestasi.
"Tablet tambah darah ini dibagikan agar remaja putri kita, khususnya siswi di sekolah ini, daya tahan tubuhnya terjaga dan terhindar dari anemia. Jangan lupa tablet tambah darahnya diminum secara rutin," pesan Noni Hidayat.
Noni Hidayat juga berpesan kepada siswa dan siswi SMK Negeri 1 Pangkalpinang, untuk terus semangat belajar, rajin membaca buku dan meraih cita-cita, agar ke depannya mampu menggapai cita-cita yang diimpikan.
Sementara itu, Rismarani, siswi kelas XII Akuntansi SMKN 1 Pangkalpinang, menyebut tablet tambah darah yang diberikan sangat bermanfaat.
"Terima kasih Bunda Noni atas kunjungan dan perhatiannya.Tablet penambah darah yang diberikan, sangat bermanfaat untuk menjaga stamina dan kesehatan kami sehari-hari," tutur Rismarani.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan, Pencatatan Sipil, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Babel, Megawati Soeroso, menyebut peringatan HAN tahun ini, menjadi momentum bagi semua pihak untuk berlomba-lomba mempersiapkan generasi penerus, guna menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Melalui peringatan HAN ini, ada banyak sekali terselenggara kegiatan yang positif, kreatif dan bermakna. Semoga, kita semua tetap semangat mempersiapkan generasi penerus kita, untuk menyongsong Indonesia Emas 2045," tutur Megawati.
Menutup pernyataannya, Megawati mengatakan bahwa peringatan HAN juga merupakan bentuk penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak anak, sebagai generasi penerus bangsa dan menjadikan anak sebagai subjek pembangunan, yang dilibatkan secara bermakna dalam berbagai aspek kehidupan.