Juni, Pangkalpinang Inflasi 2,14 Persen

Pangkalpinang – Juni ini Pangkalpinang mengalami inflasi 2,14 persen. Sementara bulan sebelumnya mengalami deflasi sebesar 0,11 persen. Inflasi terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukan naiknya indeks di seluruh kelompok pengeluaran.

Darwis Sitorus Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, terjadi peningkatan harga seperti pada bahan makanan dari kelompok makanan jadi, minuman sebesar 6,11 persen, rokok dan tembakau sebesar 0,80 persen .

Tak hanya itu, jelasnya, sebab pada kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar juga mengalami kenaikan sebesar 0,19 persen. Kelompok sandang naik sebesar 3,78 persen; kelompok kesehatan 0,92 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga naik sebesar 0,05 persen.

“Sementara kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan naik sebesar 1,06 persen. Ini hasil pemantau BPS di pasar tradisional maupun pasar modern,” kata Darwis saat jumpa pers, Jumat (1/7/2016).

Inflasi juga terjadi di Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung. Menurut Darwis, angka inflasi di Tanjung Pandan sebesar 1,46 persen. Komoditas yang mengalami peningkatan harga yakni, ikan kembung, kerisi, rokok kretek, filter, wortel, cumi-cumi, ikan bulat, ayam goreng, kain gorden dan nasi dengan lauk.

“Sedangkan komuditas yang mengalami penurunan harga antara lain, daging ayam ras, sayur kacang panjang, sawi hijau, telepon seluler, gula pasir, terong panjang, air kemasan, cabai merah, buah anggur dan ikan asin belah,” jelasnya.

Penulis : Evani
Sumber : Diskominfo Babel
Editor : Huzari, Adi Tri Saputra
Fotografer : Nona Dian Pratiwi
Dibaca : 149 Kali