Gubernur Imbau Agar Masyarakat Tak Panik Hadapi Bencana 

Pangkalpinang - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi menghimbau kepada masyarakat untuk siap menghadapi bencana seperti kebakaran, banjir, puting beliung dan lain-lain, serta menjadi masyarakat yang tangguh menghadapi bencana. Himbauan tersebut disampaikan oleh Rustam Effendi saat ditemui tim babelprov.go.id di rumah dinas Gubernur, Jumat (9/10/2016).

Gubernur menghimbau agar masyarakat di Provinsi Bangka Belitung mewaspadai dan siap menghadapi kabut asap yang menyelimuti sebagian daerah di provinsi ini. Hal ini disampaikan karena beberapa wilayah babel sempat mengalami kabut asap, namun asap ini bukan berasal dari daerah kita, melainkan asap kiriman dari daerah lain. 

"Saya imbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah agar tidak terkena penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA)," imbau Gubernur.
 
Lebih jauh, Gubernur meminta kepada dinas kesehatan dan dinas-dinas terkait untuk membagi-bagikan masker secara gratis kepada masyarakat.
 
Selain itu, Gubernur juga menghimbau kepada masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk tidak melakukan aktifitas pembakaran hutan pada musim kemarau ini. Pembakaran hutan untuk membuka lahan perkebunan yang baru justru akan menambah semakin banyak asap didaerah ini dan akan berdampak bagi kesehatan dan perekonomian.
 
"Kabut asap telah menyebabkan ditundannya beberapa penerbangan ke daerah kita, dan secara ekonomi ini merugikan kita," tambahnya.
 
Terkait kabut asap ini, Gubernur berharap pemerintah pusat berkoordìnasi dengan daerah-daerah yang sering mengalami kebakaran untuk mengatasi masalah tersebut. Selain itu, ia juga mengharapkan saat rakor se Sumatera, masalah kebakaran hutan dan asap ini dibicarakan untuk dicarikan solusinya secara bersama-sama agar kejadian ini bisa diminimalisir pada tahun-tahun selanjutnya. 
 
Ketika disinggung masalah kekeringan yang dihadapi petani, Gubernur mengatakan bahwa telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk mengatasi permasalahan kekeringan yang melanda sawah masyarakat.
 
"Kita telah melakukan koordinasi dengan PU untuk menangani permasalah kekeringan sawah masyarakat dan hal ini terus dikoordinasikan baik dengan Dinas PU maupun dengan pemerintah pusat," jelasnya.
 
Terkait dengan masalah kekeringan yang dialami petani, Hasanudin Kepala Dinas Pekerjaan Umum Prov Kep Babel yang ditemui tim babelprov.go.id pada acara temu tani di Simpang Rimba, Selasa (06/10) lalu mengatakan bahwa persoalan saluran irigasi yang telah lama menjadi kendala pengairan sawah ini telah disampaikan kepada Pemerintah Pusat.
 
"Dalam waktu dekat pemerintah pusat akan segera membangun waduk agar persoalan pengairan di Desa Rias segera teratasi," kata Hasanudin.
 
Penulis : Evani
Sumber : Dinas Kominfo
Editor :
Fotografer : Chandra
Dibaca : 86 Kali