TP-PKK Babel Gelar Bimtek Optimalisasi Peran Dasawisma, Noni Hidayat Ingatkan Hal Ini
PANGKALPINANG — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama TP-PKK Kabupaten Bangka menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi Peran Dasawisma melalui Tertib Administrasi, Ketahanan Keluarga, dan Bebas Stunting di Sekretariat TP-PKK Provinsi Babel, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan yang diikuti puluhan kader TP-PKK desa se-Kabupaten Bangka itu difokuskan untuk memperkuat kapasitas kelompok Dasawisma sebagai ujung tombak pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi Lomba Dasawisma.
Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, mengatakan, pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya mengoptimalkan peran Dasawisma agar mampu menjalankan fungsi pendataan, administrasi, hingga pemberdayaan keluarga secara berkelanjutan.
Noni Hidayat mengingatkan, meski Lomba Dasawisma tidak diselenggarakan pada tahun ini, seluruh kelompok Dasawisma harus tetap mempersiapkan diri sejak sekarang.
"Tahun ini, memang Lomba Dasawisma tidak diselenggarakan. Tapi, kalau sewaktu-waktu digelar, kita sudah siap menghadapinya, karena seluruh aspek penilaian sudah disampaikan dalam bimtek hari ini," kata Noni.
Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat menjelaskan sejumlah indikator yang menjadi perhatian dalam penilaian lomba Dasawisma.
Indikatornya, lanjut dia, meliputi tertib administrasi, implementasi 10 Program Pokok PKK, kreativitas dan inovasi, hingga pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Karena itu, Ketua TP-PKK Noni Hidayat meminta seluruh peserta mulai membenahi administrasi kelompok, melengkapi validitas data keluarga, memperbarui buku kegiatan, serta memastikan pelaporan Dasawisma berjalan tertib.
"Pulang dari sini, tata dan persiapkan seluruh aspek yang masuk dalam indikator penilaian. Semua kelengkapan administrasi dan data keluarga mulai disiapkan dari sekarang," ujarnya.
Menurutnya, persiapan yang dilakukan secara konsisten akan membuat Dasawisma semakin siap ketika dilakukan penilaian.
"Kalau semuanya dipersiapkan sejak awal, kita tidak akan kaget lagi. Apa yang ditampilkan saat lomba menjadi natural, bukan sesuatu yang dibuat-buat atau disiapkan dalam semalam," tegasnya.
Noni Hidayat juga mengimbau peserta memanfaatkan bimtek untuk menggali informasi sebanyak mungkin dari narasumber agar semakin memahami tugas dan peran Dasawisma dalam mendukung program PKK.
Sebelumnya, Staf Ahli TP-PKK Babel, Sri Hidayati Fery Afriyanto, dalam sambutannya menegaskan, Dasawisma memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
"Dari kelompok Dasawisma inilah berbagai program mulai dari pendataan keluarga, tertib administrasi, peningkatan ketahanan keluarga, hingga upaya percepatan penurunan stunting dijalankan secara langsung di lingkungan masyarakat," kata Sri Hidayati.
Ia berharap, seluruh materi yang diperoleh selama bimtek dapat diimplementasikan secara berkelanjutan, sehingga Dasawisma semakin optimal sebagai ujung tombak PKK dalam mewujudkan keluarga yang mandiri, sejahtera, dan bebas stunting.
"Selamat mengikuti bimtek. Silakan bertanya dan menggali ilmu sebanyak-banyaknya. Jika ada yang belum terjawab, kita diskusikan bersama," ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Bangka, Diny Harlina Fery Insani, turut mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan belajar langsung dari TP-PKK Babel, agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di desa masing-masing.
"Hari ini merupakan hari kedua kita belajar bersama TP-PKK Babel. Terima kasih atas koordinasi dan pendampingannya. Semoga seluruh ilmu yang diperoleh dapat diterapkan untuk memperkuat pelaksanaan program PKK di desa," tutup Diny.