Diketuai Pj Sekda, KKMD Babel Gelar FGD Lintas OPD dan Pemangku Kepentingan

BANGKA TENGAH  – Kelompok Kerja Mangrove Daerah Bangka Belitung (KKMD Babel), yang diketuai oleh Pj. Sekda Babel, Fery Afriyanto menggelar Focus Group Discussion (FGD) lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan yang ada di Provinsi Babel.

Kegiatan kerja sama KKBD Babel bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKN), BPDAS Baturusa Cerutuk pada Kamis (9/4/2026) di Soll Marina Hotel, Pangkalanbaru, Bangka Tengah tersebut diikuti 55 orang peserta perwakilan lintas OPD dan pemangku kepentingan, yang juga selaku kepengurusan KKMD Babel.

Pj Sekda Babel, Fery dalam sambutannya yang disampaikan Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bangka Belitung, Bambang T, mengungkapkan Babel saat ini, dianugerahi ekosistem mangrove yang luar biasa, yang bukan hanya menjadi benteng alami pesisir, tetapi juga aset ekonomi dan lingkungan yang vital.

“Namun, tantangan terbesar kita saat ini dalam pengelolaan mangrove seringkali terletak pada ketersediaan dan akurasi data. Data mangrove seringkali masih tersebar di berbagai instansi dengan format dan metode yang beragam,” katanya.

Hal tersebut, menurutnya, kerap menimbulkan hambatan dalam pengambilan kebijakan yang tepat sasaran. “Oleh karena itu, FGD hari ini menjadi krusial. Kita hadir di sini untuk memetakan kembali di mana saja sumber data itu berada, menyelaraskan informasi agar tidak terjadi tumpang tindih, membangun kolaborasi agar data mangrove Babel menjadi satu kesatuan yang utuh dan mudah diakses,” ujarnya.

Ia berharap melalui diskusi ini, dapat menyepakati sebuah mekanisme pertukaran data yang efisien. “Mari kita tinggalkan ego sektoral dan mulai membangun sistem informasi mangrove yang terintegrasi demi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung di masa depan,” ajak dia.

Sebelumnya, Ketua Pelaksan FGD, Andi Apriandy menjelaskan, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mengidentifikasi sumber dan informasi tentang mangrove yang tersedia, serta meningkatkan kapasitas koordinasi antar OPD dan pemangku kepentingan dalam pengelolaan data mangrove.

Kegiatan KKMD Babel yang berlangsung sehari penuh, bahkan hingga malam hari tersebut, turut menghadirkan sejumlah narasumber, satu diantaranya Adalah Ariyo Bimmo yang menyampaikan materi terkait “Ekosistem Rehabilitasi Mangrov berbasis Perhutanan Sosial”, Giri Suryanta dari Kemenhut RI dengan materi “Sinkronisasi Program KKMD dalam Program Kerja KKMN”,  Suwignya Utama mengusung tema “Belajar Dari Pendekatan Rehabilitasi Mangrove Terintegrasi Menuju Sustainability”, serta utusan akademisi dalam hal ini Universitas Bangka Belitung.

Menariknya, KKMD untuk kepengurusan yang baru ini, dan rencananya akan dilantik oleh Gubernur Babel Hidayat Arsani pada akhir April 2026 mendatang, mulai mempersiapkan sebuah inovasi berkenaan dengan data mangrove secara terintegrasi.

Penulis : Tim IKP
Sumber : Dinas Kominfo
Editor : Ahmad
Fotografer : Istimewa
Dibaca : 193 Kali