Gubernur Minta Bank Sumsel Babel Ikut Sukseskan Program Pertashop

PALEMBANG - Setelah pertemuannya dengan Executive General Manager Pertamina MOR II Sumbagsel, Asep Wicaksono Hadi, di tempat yang sama, yaitu di Hotel Arista Palembang, Sumatera Selatan pada Kamis (23/9/21), Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman juga melakukan pertemuan dengan Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin. 

Pertemuan itu membahas peran serta Bank Sumsel Babel dalam menyukseskan program Pertashop yang digagas PT Pertamina. Bank Sumsel Babel bisa ikut ambil bagian dalam proses Pembayaran/transaksi BBM maupun memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM (Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah) yang ingin terjun ke usaha Pertashop ini melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dimilikinya. 

Menurut gubernur, Pertashop ini tak hanya akan mengatasi kelangkaan BBM yang terjadi tetapi juga memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM. Dijelaskan juga oleh gubernur, saat ini pihak Pertamina telah siap mengirimkan 5 hingga 15 moduler Pertashop ke Kepulauan Bangka Belitung. 

"Bagi para pelaku UMKM yang ingin menjalankan usaha Pertashop dipersilakan" jelasnya. 

Untuk itu, Bank Sumsel Babel diharapkan dengan segera melakukan kerja sama dengan PT Pertamina. 

Selain Pertashop, pertemuan ini juga membahas sinergi pengembangan jahe Merah antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov. Babel) dengan Bank Sumsel Babel sebagai Program Pemulihan Ekonomi Nasional. 

Program jahe merah yang saat ini diikuti oleh para petani pada bulan Januari 2022 nanti akan memasuki masa panen. Selain menjadi offtaker (pihak pembeli), pemerintah juga bersiap membangun pabrik untuk mengolah hasil produksi para petani. 

"Saya harap Bank Sumsel Babel terus membina para petani jahe merah. Sehingga selain hasil produksi petani bisa untuk membayar KUR, program ini terus berkelanjutan," ungkapnya. 

Menanggapi hal-hal yang dikemukakan oleh Gubernur Erzaldi, Dirut Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin siap mendukung upaya Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam program Pertashop. 

Pihaknya juga telah membuat skema atau model pembiayaan dari Pertashop. Bank Sumsel Babel dalam waktu dekat ini akan segera melakukan koordinasi dan melakukan kerja sama dengan pihak PT Pertamina. 

Terkait Program Jahe Merah, pihaknya telah menyiapkan model pembayaran baik dari para petani maupun dengan offtaker melalui sistem pembayaran non tunai, dengan harapan hasil para petani bisa langsung dibayarkan untuk KUR, juga untuk menyiapkan produksi selanjutnya. Bank Sumsel Babel berkomitmen terus mendampingi para petani dalam usaha pengembangan jahe merah ini.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Natasya
Editor: 
Lisia Ayu