Gubernur Dorong Tumbuhnya Generasi Pecinta Alquran di Bangka Belitung

KOBA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman terus mendorong tumbuhnya lembaga pendidikan yang memadukan kurikulum umum dan pendidikan agama di Bumi Serumpun Sebalai, alasannya jelas, ia ingin generasi muda Babel mampu membentengi dari kegiatan negatif, di tengah era globalisasi saat ini yang terus berkembang dengan pesat.

Dukungan itu dibuktikan saat ia meletakkan batu pertama sebagai pertanda pembangunan ruang kelas baru Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Bina Insan Mulia Koba, Kabupaten Bangka Tengah. Gubernur menyebut peletakan batu pertama ini patut kita syukuri karena mulai berkembangnya di Babel lembaga pendidikan umum namun tak lepas dari bingkai ajaran dan pesan nilai Islam seperti menjadi penghafal Alquran. 

"Lembaga pendidikan Tahfiz Alquran harus didorong untuk lebih maju dan ditingkatkan perannya di masyarakat," kata gubernur dalam sambutannya seusai melakukan peletakan batu pertama, Senin (23/8/2021). 

Tak hanya melakukan kegiatan ground breaking, gubernur juga menyerahkan bantuan Baznas Babel untuk pembangunan rumah tahfidz Bina Insan Mulia sebesar Rp22.480.000 dan bantuan kepada Asnaf Fisabillillah sebesar Rp6.400.000 untuk empat orang serta bantuan pribadi dari orang nomor satu di Babel itu tersebut. 

Gubernur menyampaikan para orang tua pun harus terlibat aktif dalam menyiapkan anak, membimbing, serta mendampingi anak dalam menjalani tiap aktivitas sekolah. Hal ini karena sistem sekolah terpadu artinya sekolah dan orang tua juga bekerja sama dan terpadu dalam hal mendidik anak. 

"Sehingga lembaga tahfiz, bukan sebagai tempat menitipkan anak. Koordinasi dan kolaborasi antar orang tua dan guru harus lebih terjalin," ungkapnya. 

Gubernur juga mengapresiasi setelah mendengar informasi yang disampaikan Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman bahwa hingga saat ini lembaga pendidikan tahfiz Alquran di Bangka Tengah berjumlah 17. 

Hal ini sejalan dengan langkah Pemprov. Babel yang ingin mengnyinergikan pendidikan umum dengan tak melupakan pendidikan agama, khususnya pendidikan tahfiz Alquran. 

Namun, ia menekankan jangan hanya melihat dari jumlah lembaga keagamannya, akan tetapi harus memikirkan kualitas tenaga pendidiknya. 

"Generasi muda kita harus kita didik dengan menjadi lebih baik dan berakhlak mulia. Insya Allah dengan semakin bertambahnya lembaga tahfiz Alquran di Bangka Tengah ini mengundang keberkahan dari Allah Swt," ucapnya. 

Dalam kesempatan itu juga, gubernur berbincang dengan salah siswa tahfiz, ia meminta anak tersebut untuk meneruskan bacaan salah satu surat Alquran dalam Juz 30. Siswa tersebut dengan lugas dan lancar melantunkan ayat suci tersebut.

Bang ER-sapaan akrab gubernur pun langsung meminta salah satu stafnya untuk mencatat nomor _handphone_ orang tua siswa tersebut untuk mengirimkan hadiah berupa sepeda. 

"Nanti sepedanya diantar ke rumah ya," kata gubernur yang disambut senyuman oleh siswa tersebut. 

Ridwan, selaku Pembina Yayasan Bina Insan Mulia mengatakan, sekolah keagamaan ini baru berdiri dua tahun yang lalu, dengan jumlah pengajar sebanyak 8 orang dan murid hingga saat ini berjumlah 42 siswa. 

Di lahan seluas sekitar 1,2 hektar ini nantinya akan di bangun pembangunan gedung belajar SDIT Bina Insan Mulia Koba. Ditargetkan pembangunan rampung dalam kurun waktu dua tahun. 

"Melihat sekolah keagamaan kini semakin diminati. Ke depan, kami berencana akan mengembangkan lembaga pendidikan ini mulai tingkat SMP hingga SMA," paparnya. 

Dalam aplikasinya, Ridwan menjelaskan SDIT Bina Insan Mulia menerapkan pendekatan penyelenggaraan dengan memadukan pendidikan umum dan pendidikan agama menjadi satu jalinan kurikulum. 

Mereka tak hanya belajar dalam kelas, tapi juga melaksanakan salat wajib dan sunah secara berjemaah. Saat belajar mengaji, ada guru khusus yang mengajarkannya. Bukan sekedar membaca tapi benar-benar diajarkan secara detail cara membaca yang benar sesuai tajwid dan tahsinnya. 

"Keunggulan sekolah kami terutama biaya yang terjangkau dan juga dengan sistem fullday school, anak-anak juga dilatih untuk menghafal Alquran," jelasnya. 

Terkait bantuan yang diserahkan Gubernur Erzaldi. Ridwan menghaturkan terima kasih atas perhatian gubernur yang luar biasa peduli terhadap pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di Kabupaten Bangka Tengah. 

"Karena SDM merupakan faktor penentu kemajuan suatu daerah, dan ia sangat peduli dengan dunia pendidikan," tutupnya. 

Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman bersama unsur Forkopimda Kabupaten Bangka Tengah, Kepala Biro Kesra Babel, Ketua MUI Bangka Tengah. 

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Budi
Fotografer: 
Saktio
Editor: 
Lisia Ayu