Fenomena Aphelion Bikin Suhu Bumi Terasa Lebih Dingin, Ini Faktanya.

Belakangan ini ada yang tidak biasa pada suhu di sebagian wilayah Indonesia. Walaupun cuaca sedang panas, tetapi suhu terasa lebih dingin dibandingkan biasanya, terutama saat pagi hari walaupun tidak berpengaruh banyak pada atmosfer permukaan. 

Mungkin, Anda termasuk yang merasakan fenomena ini. Tahukah Anda, jika hal ini disebut sebagai fenomena Aphelion! 

Fenomena Aphelion merupakan kondisi di mana posisi matahari saat berada pada titik terjauh dari bumi yaitu sekitar 152.100.527 km atau sekitar 3% sepanjang tahun, dan orbit bumi tidak melingkar dengan sempurna tetapi berbentuk elips dengan kelonjongan sekitar 1/60. 

Diameter matahari terlihat lebih kecil dibandingkan rata-rata, yakni sekitar 15,73 menit busur atau berkurang 1,68%. Perbedaan ini tidak signifikan sehingga mata telanjang manusia yang melihatnya juga cenderung tak menyadarinya.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyebutkan fenomena ini biasa terjadi setiap tahunnya. Jika saat bumi dan matahari berada pada jarak terdekat disebut sebagai fenomena Perihelion pada tanggal 2 Januari 2021 dengan jarak bumi dan matahari masih 147.093.163 kilometer, maka fenomena Aphelion sebaliknya. 

Fenomena Aphelion tahun ini sudah dirasakan sejak 6 Juli 2021 ketika matahari dan bumi berjarak 152.100.527 kilometer pada pukul 05.27 WIB, 06:27 WITA, atau 07:27 WIT. LAPAN juga menyebutkan fenomena Aphelion akan berlangsung selama Indonesia memasuki musim kemarau, atau sampai Agustus mendatang.

Akibat fenomena Aphelion ini, tekanan udara di belahan utara akan lebih rendah dibandingkan belahan selatan yang mengalami musim dingin, dan angin akan bertiup dari arah selatan menuju utara. Di Indonesia saat ini, angin bertiup dari arah Australia yang sedang mengalami musim dingin.

Sehingga, di beberapa wilayah Indonesia seperti Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara termasuk sebagian selatan Pulau Sumatera akan mengalami penurunan suhu karena berada di bagian selatan khatulistiwa. Jadi tidak heran jika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang juga berada di bagian selatan Sumatera turut merasakan fenomena Aphelion.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Rangga
Fotografer: 
Bidang IKP
Editor: 
Natasya