Tingkatkan Kapasitas di Era Otonomi Daerah

Diskominfo Babel (Mon, 27 Apr 2009 at 15:56)

PANGKALPINANG – Pelaksanaan otonomi daerah masih belum maksimal. Sebab masih ada tarik menarik kewenangan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, sehingga pemerintah daerah kesulitan untuk mengimplementasikan otonomi daerah.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Syamsuddin Basari saat menyampaikan amanat gubernur di kegiatan apel, Senin (27/4) di Lapangan Upacara Halaman Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pelaksanaan otonomi sangat dipengaruhi tingkat kemampuan daerah.

Wagub menambahkan, dalam rangka otonomi daerah kapasitas daerah merupakan faktor strategis serta penentu bahkan prasyarat kinerja dan investasi ekonomi daerah. Dalam rangka peningkatan kapasitas ada beberapa tantangan yang harus dihadapi di antaranya, meningkatkan keterampilan sumberdaya manusia, perubahan sikap, prilaku birokrasi, sehingga lebih transparan dan demokrasi.

“Fungsi administrasi pemerintahan dan penyampaian pelayanan publik dewasa ini telah menjadi kewenangan dan tanggung jawab daerah,” jelas Wagub.

Pemberian kewenangan semakin besar kepada daerah dalam proses penyelenggaraan pemerintah daerah dan pengelolaan keuangan daerah secara umum meningkat signifkan. Dikatakan Wagub, namum itu belum dapat menjamin kelancaran dalam implementasi otonomi daerah, termasuk pelayanan publik yang sesuai dengan kebutuhan daerah setempat.

“Pencapaian otonomi daerah yang disusun dengan normatif, akan sulit dicapai dengan optimal,” kata Wagub. (diskominfo babel)

Visit Bangka Belitung Archipelago 2010Kota PangkalpinangKabupaten BangkaKabupaten BelitungBangka BaratKabupaten Bangka TengahKabupaten Bangka SelatanKabupaten Belitung Timur