Tabligh Akbar Maulid Nabi : “Jamaah Oh Jamaah” Menghibur Masyarakat Di Tuatunu

Diskominfo (Mon, 6 Feb 2012 at 11:23)

 

Pangkalpinang - Perayaan Maulid Nabi 1433 H di tanggal 12 Rabiul Awal, dimana tanggal tersebut merupakan hari kelahiran Nabi Muhammad, dirayakan dengan meriah di Provonsi Kepulauan Bangka Belitung. Dan untuk perayaan kali ini tampak terasa istimewa. Karena di Mesjid Raya Tuatunu pada hari minggu 5 Februari 2012 tempat merayakan Tabligh Akbar Maulid Nabi tersebut, di hadiri oleh Ustad yang sedang naik daun yaitu Nur Maulana.

Kehadiran Nur Maulana dengan slogannya yang dikenal masyarakat " jamaah oh jamaah", cukup memberi angin segar, dengan gaya ceramah nya yang khas dan menyenangkan, mampu membuat masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang datang ke Mesjid Raya Tuatunu terhibur dan mendapatkan manfaat dari ceramahnya tersebut.

Bertepatan dengan momen besar Maulid Nabi, saat itu juga dilaksanakan syuting Sepintu Sedulang oleh salah satu stasiun televise swasta nasional, momen yang pas untuk mempromosikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dimana saat merayakan acara Maulid Nabi di Bangka Belitung, merupakan event yang cukup unik, karena di setiap Kabupaten, Kecamatan dan Desa melaksanakan nganggung di mesjid-mesjid.

Acara nganggung tersebut merupakan perayaan makan bersama-sama sebagai wujud rasa syukur dan suka cita. Semua masyarakat yang hadir akan mengelilingi tudung saji - tudung saji yang siap disantap. Dan makanan tersebut merupakan sumbangan dari masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, Nur Maulana mengatakan dalam ceramahnya, bahwa kita semua perlu melaksanakan Maulid Nabi, karena ada hikmah yang bisa diambil dengan melaksanakan Maulid Nabi.

"Melaksanakan Maulid Nabi sebagai aplikasi kecintaan kita kepada Rasul kita, yaitu Nabi Muhammad. Supaya orang-orang zaman sekarang dapat mengenal kepribadian dan sosok nabi Muhammad, walaupun belum pernah melihat, bertemu, atau mengenalnya secara nyata. Tapi Nabi Muhammad merupakan junjungan dan pimpinan untuk umat manusia, untuk dunia dan akhirat," ujar Nur Maulana.

Dengan mengenal kepribadian Nabi Muhammad SAW, diharapkan akhlak dan kepribadian umatnya dapat terjaga dengan baik, karena generasi manusia-manusia berikutnya merupakan calon-calon sosok pemimpin yang perlu dibina dari sejak dini, untuk masa depan yang lebih baik. Setidaknya semua orang merupakan pemimpin bagi diri sendiri, ataupun pemimpin bagi keluarga nya.(K5)

 

Visit Bangka Belitung Archipelago 2010Kota PangkalpinangKabupaten BangkaKabupaten BelitungBangka BaratKabupaten Bangka TengahKabupaten Bangka SelatanKabupaten Belitung Timur