Seni Budaya Tingkatkan Jati Diri Bangsa
Diskominfo (Mon, 27 Jul 2009 at 15:37)
Pangkalpinang - Stasiun RRI Sungaliat, Jumat (24/7) malam menggelar acara Gelar Budaya dan Dialog Interaktif. Kegiatan yang digelar di Halaman Stasiun RRI Sungaliat tersebut mengusung tema 'Melalui Seni Budaya Kita Tingkatkan Jati Diri Bangsa.
Kepala Stasiun LLP RRI Sungaliat, Hj Endang Purji Hartanti dalam sambutannya menjelaskan, LLP RRI Sungaliat sebagai lembaga penyiaran publik yang bertugas menjalankan salah satu bentuk siaran yang bermuara pada persatuan dan kesatuan bangsa. Langkah-langkah yang dilakukan bersifat informatif, edukataif dan menghibur.
"Tiga langkah ini kami padukan dalam satu acara gelar budaya. Dengan digelarnya acara ini, kita saksikan potensi-potensi yang ada dan sedang berkembang di Bumi Serumpun Sebalai. Diharapkan kegiatan ini menjadi gambaran langkah para pelaku seni dalam persiapan menyongsong Visit Babel Archipelago 2010," jelasnya.
Ia menambahkan, berbagai kreasi anak negeri sudah terkuak, jendela budayapun sudah terbuka. Berkaitan dengan seni dan budaya, RRI Sungaliat Babel mencoba mengingatkan jati diri bangsa. Upaya yang dilakukan ini sekaligus mengingat semua pihak akan pentingnya seni dan budaya. LLP RRI berupaya menjadi media pemersatu untuk berkembang seni budaya, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung.
Sementara itu Direktur Utama RRI, Parni Hardi mengatakan, RRI bisa mendukung program pemerintah agar daerah Bangka Belitung tahun 2010 nanti menjadi tujuan wisata.Bangka Belitung dulu terkenal sebagai penghasil timah yang tersohor di dunia, selain itu Bangka Belitung dikenal dengan adanya film Laskar Pelangi.
"Sumber daya alam bisa habis, tetapi karya cipta manusia tidak ada habis-habisnya, justru dapat mengangkat citra sekaligus mendatangkan dana bagi Provinsi Kepualauan Bangka Belitung, karena film Laskar Pelangi sudah mendunia," ungkapnya.
Menurutnya, dalam hidup ini perlu tiga hal yaitu, seni, ilmu dan iman. Dengan seni hidup menjadi indah, dengan ilmu hidup menjadi mudah, dengan iman hidup menjadi cerah. Seni budaya bukan hanya hiburan belaka, tetapi seni budaya ini dikembangkan untuk tujuan bermacam-macam, sebab bisa menjadi penarik wisata, baik asing maupun domestik.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Provinsi Kepualauan Bangka Belitung, Eko Maulana Ali mengatakan, dalam rangka menyaksikan pergelaran budaya dan dialog interaktif akan memunculkan aktualisasi masyarakat sebagai pilar pembangunan.
"Dengan adanya kegiatan ini diharapkan Allah SWT memberikan manfaat bagi kita, tidak hanya bagi Kota Sungailiat dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tetapi sekaligus bagi bangsa dan negara yang kita cintai dan kita banggakan ini," harapnya.
Provinsi ini masih terhitung muda. Dikatakan Gubernur, umur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belum lengkap sembilan tahun. Namun pemerintah bersama-sama seluruh kompenen masyarakat bertekad untuk membangun negeri ini agar tidak ketinggalan bahkan bisa sejajar dengan provinsi-provinsi yang sudah terbentuk sejak lama.
"Untuk mewujudkan semua ini perlu adanya kerjasama dan persamaan visi, misi dan aksi dalam rangka kita mencapai suatu yang baik di hari mendatang," jelasnya.
Menyinggung mengenai Visit Bangka Belitung Archipelago 2010, Gubernur mengatakan, program ini merupakan bagian dari program nasional. Program ini juga dijadikan tahun kebangkitan, revitalisasi sektor pariwisata di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sehingga bisa sama dengan sektor lainnya.
"Sektor pariwisata juga dapat memberikan kontribusi yang besar dan bermuara kepada kesejahteraan masyarakat," tegasnya.(diskominfo babel)











