Sarana dan Prasarana yang harus disiapkan

  • Mempersiapkan objek-objek wisata andalan yang ada di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
  • Infrastruktur jalan dan jembatan, terutama yang menghubungkan objek-objek wisata.
  • Sistem transportasi dari bandara-bandara dan pelabuhan-pelabuhan laut yang ada ke objek-objek wisata.
  • Telah siap membangun hotel-hotel berbintang 3/4/5 sebanyak tiga buah dengan kapasitas kamar minimal 500 kamar didukung oleh hotel/resort berbintang 1 atau 2 serta melati yang memiliki daya tampung lebih dari 500 kamar.
  • Jembatan Baturusa II dan III serta Jalan Lingkar Timur Bangka yang menghubungkan kota Pangkalpinang – Sungailiat lewat pantai timur telah selesai.
  • Konsentrasi hotel-hotel tidak hanya di wilayah perkotaan tetapi juga di sepanjang pantai timur Bangka tersebut.
  • Jalan Lingkar Kota Pangkalpinang sudah terbangun sehingga memperpendek jarak dari Bandara ke objek-objek wisata dan hotel-hotel serta menghindari traffic jam.
  • Rute pesawat terbang tidak hanya dari Jakarta-Pangkalpinang, Jakarta-Tanjung Pandan dan Palembang-Pangkalpinang-Tanjung Pandan, tetapi telah meluas dari Singapura-Pangkalpinang, Singapura-Pangkalpinang-Jakarta, Singapura-Pangkalpinang-Denpasar, atau dari Kuala Lumpur-Pangkalpinang.
  • Mengusahakan penerbangan siang/sore hari untuk Jakarta-Tanjung Pandan.
  • Kesenian dan budaya daerah terus digali dan dikembangkan sebagai bagian dari ciri khas atau identitas daerah yang bisa dijual sebagai tontonan menarik.
  • Sanggar-sanggar kesenian terus dibina dan diperkuat serta jadikan sebagai bagian dari profesi para seniman.
  • Budaya daerah/nasional dikembangkan, acara-acara adat digali, dikembangkan dan dikemas sebagai objek-objek tontonan yang menarik dan berkesan.
  • Persiapan gedung-gedung kesenian dan budaya yang representatif perlu dibangun pada lokasi-lokasi yang strategis dan sesuaikan dengan tata ruang kabupaten/kota.
  • Promosi pariwisata terus digencarkan sejak dini dengan melibatkan seluruh komponen pemangku kepentingan baik pemerintah, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, pihak investor/swasta maupun masyarakat.
  • Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai leading sector Agenda Visit Babel Archi 2010 dengan melakukan Koordinasi, Integrasi, Sinkronisasi dan Sinergi (KISS) dengan dinas-dinas lainnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sekaligus mengintensifkan KISS dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata di Jakarta secara rutin demikian juga melakukan upaya kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten/Kota secara terus menerus, serta mengikutsertakan lembaga-lembaga independen dan swadaya masyarakat, pelaku-pelaku bisnis, pengamat pariwisata/seni/budaya serta tokoh-tokoh masyarakat termasuk didalamnya tokoh-tokoh pemuda

Visit Bangka Belitung Archipelago 2010Kota PangkalpinangKabupaten BangkaKabupaten BelitungBangka BaratKabupaten Bangka TengahKabupaten Bangka SelatanKabupaten Belitung Timur