Rektor UBB: Perlu Membentuk Mentalitas yang Baik
diskominfo (Wed, 30 Sep 2009 at 10:00)
Pangkalpinang - Sekitar 900 mahasiswa baru Universitas Bangka Belitung (UBB) mengikuti kegiatan Spesifik IV UBB, Rabu 30 September 2009. Kegiatan yang digelar di Gedung Serba Guna Provisi Kepulauan Bangka Belitung tersebut mengusung tema 'Membangun jati diri mahasiswa yang kreatif dan inovatif diranah lokal".


Rektor UBB, Bustami Rahman saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan mengatakan, UBB mempunyai visi untuk menciptakan mahasiswa yang unggul serta mempunyai mentalitas yang baik. Pembentukan mentalitas yang baik sangat dibutuhkan, sebab mentalitas dapat menjadi modal untuk membangun bangsa.
"Saat ini cukup banyak terjadi tindak korupsi, kolusi dan nepotisme. Hal tersebut dikarenakan mentalitas yang kurang baik. Jadi pembentukan mentalitas ini sangat perlu, dan akan lebih bagus jika mentalitas yang baik telah terbentuk sejak usia anak-anak," kata Rektor, Rabu 30 September 2009.
UBB secara terus menerus berupaya meningkatkan kualitas. Rektor menambahkan, dosen UBB harus memberikan contoh kepada mahasiswa dalam membentuk mentalitas mahasiswa. Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan tidak merokok saat menyampaikan materi kuliah di dalam kelas.
"Dalam hal ini bukan berarti dosen yang merokok di kelas mentalitasnya tak baik, tapi untuk UBB tidak menganjurkan dosen merokok di kelas. Untuk dosen di tempat lain terserah, tapi tidak untuk UBB," tegasnya.
Prestasi sangat dihargai di UBB. Dikatakan Rektor, bagi mahasiswa yang berprestasi tak menutup kemungkinan akan dikontrak untuk menjadi dosen di UBB. Setelah dikontrak menjadi dosen, selanjutnya dapat langsung meneruskan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan sumber daya tenaga pengajar di UBB.
"Selain itu mahasiswa UBB harus berani menginformasikan bahwa ia menuntut ilmu di UBB. Ini menjadi salah satu langkah menunjukan kredibilitas universitas. Jadi harus bangga menjadi mahasiswa UBB," tegasnya.
Membudayakan serta meningkatkan disiplin pun tak kalah penting. Rektor mencontohkan, jika menghadiri suatu kegiatan harus telah datang sebelum acara dimulai. Sehingga pelaksanaan acara dapat dimulai sesuai dengan jadwal yang ditentukan.
"Misalnya acara dimulai pukul 08.00 WIB, maka harus datang lima menit sebelum acara dimulai. Ini merupakan salah satu sikap mendisiplinkan diri," ungkapnya.(diskominfo Babel)








