Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Demontrasi
diskominfo babel (Wed, 9 Dec 2009 at 14:41)
Pangkalpinang - Puluhan mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar aksi demontrasi di depan Gedung DPRD dan Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rabu 9 Desember 2009. Demontrasi ini terkait hari anti korupsi sedunia dan meminta pemerintah provinsi diminta untuk menjauhkan birokrasi dari Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
Sebelum aksi dimulai, sekitar pukul 09.00 WIB sejumlah anggota Kepolisian Polda Kepulauan Bangka Belitung telah bersiap-siap melakukan pengamanan di sekitar Gedung DPRD Provinsi Babel. Tampak di ruas jalan depan kantor gubernur (menuju ke arah gedung DPRD) terdapat plang yang bertuliskan arus lalulintas dialihkan.
Para pengujuk rasa ini mulai mendatangi Gedung DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sekitar pukul 09.45 WIB. Saat berada di gedung rakyat tersebut, pendemo sempat melakukan orasi yang mengharapkan agar Indonesia bersih dari tindak pidana korupsi. Tampak hadir Ketua DPRD Provinsi Babel, Ismiryadi melakukan dialog dengan pengunjuk rasa di depan gerbang gedung wakil rakyat tersebut.
Usai melakukan orasi dan sempat melakukan dialog dengan Ketua DPRD provinsi, selanjutnya mahasiswa ini bergerak menuju Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. Di lokasi tersebut sudah berjaga-jaga sejumlah polisi dibantu tenaga pengamanan dari Satpol PP Provinsi Babel. Aksi demontrasi yang diserta dengan orasi ini berlangsung aman, tertib dan terkendali.
Kadatangan rombongan demontrasi ini langsung disambut sejumlah pejabat di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tampak hadir pada kesempatan itu, Sugianto Astri Kepala Kesbanglismaspol, Syahruddin Asisten I Setda dan Najamuddin Kepala Kantor Satpol PP Provinsi Babel.
Di depan pejabat Pemprov ini, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Demontrasi, Leo menyuarakan agar masalah korupsi dapat dituntaskan dan secara tegas memberantas mafia yang terlibat dalam Tipikor, sehingga Indonesi terbebas dari tindakan korupsi.
"Kembalikan harta jarahan koruptor, telanjangi para koruptor di depan umum," kata Leo saat berorasi.
Mahasiswa ini pun meminta agar pejabat di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sepakat mengindari tindak korupsi.
Menyikapi tuntutan mahasiswa ini, Asisten I Setda Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan dukungannya terhadap kegiatan memberantas tindakan korupsi. Namun dalam menyampaikan tuntutan tersebut jangan sampai membuat aksi ini menjadi anarkis.
Usai melakukan dialog, sekitar pukul 10.45 WIB sejumlah mahasiswa ini tersebut membubarkan diri. Aksi ini ternyata tak berhenti di Gedung DPRD dan Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung saja, sebab sejumlah mahasiswa ini juga akan melakukan aksi serupa di Lapangan Merdeka, Kota Pangkapinang.(adits/hzr)








