Pemprov Babel Alokasikan Dana Hibah Rp 127 Miliar
Diskominfo (Mon, 25 May 2009 at 15:31)
PANGKALPINANG - Sekitar Rp 127 miliar dana hibah tahun 2009 diserahkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk membantu dunia pendidikan di Bangka Belitung. Simbolis pemberian dana tersebut secara langsung dilakukan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eko Maulana Ali di Ruang Pertemuan Lantai III Kantor Gubernur, Senin (25/5).
Dana hibah ini diberikan melalui kepada kepala daerah kabupaten/kota dan perguruan tinggi se Bangka Belitung. Selain penyerahan dana hibah, pada kesempatan yang sama juga digelar penandatanganan MoU Penuntasan Perpustakaan SD, SMP dan Laboratorium IPA SMP tahun 2010.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Usman Saleh menjelaskan, tujuan pemberian dana hibah ini dalam rangka menciptakan pelayanan kepada masyarakat di Bangka Belitung serta mewujudkan Babel Cerdas 2011. Sasaran pemberian hibah kepada setiap jalur dan jenis pendidikan yang meliputi PAUD, TK, SD, SMP/MTs, SMK/SMA/MA, PLB, pendidikan include, pendidikan keaksaraan, pendidikan kesetaraan dan pendidikan tinggi serta lembaga pendidikan terkait.
"Dana hibah ini bersumber dari APBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar Rp 127.070.613.880. Uang ini ada di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Selesai acara ini, diharapkan kepala dinas kabupaten/kota secara proaktif untuk mencairkan dana tersebut," ungkapnya.
Mekanisme penyaluran dana hibah, paparnya, dilakukan melalui satuan kerja daerah dalam lingkup Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berdasarkan proses dan persetujuan pemerintah kabupaten/kota. Selanjutnya dana tersebut diberikan langsung dari kas rekening daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke rekening sekolah atau rekening lembaga pendidikan tanpa melalui kas pemerintah kabupaten/kota.
"Laporan penggunaan dana ini diharapkan jangan terlambah, sehingga tidak menjadi temuan BPK dan BPKP," jelasnya.
Pemerintah di Bangka Belitung telah bersama-sama melaksanakan program tiga tuntas melalui MoU Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan seluruh bupati dan walikota yang diketahui serta disetujui anggota DPRD masing-masing daerah. Dikatakannya, program tiga tuntas tersebut di antaranya, penuntasan pembangunan Taman Kanak-kanan Pembina di setiap kecamatan, tuntas perpustakaan SMA dan tuntas perpustakaan SMK se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dalam upaya penuntasan apa yang telah dirintis, dikatakannya, harus ada kerja sama terutama dalam hal pendanaan. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyediakan pendanaan dalam pembangunan gedung, sedangkan pemerintah kabupaten/kota menyiapkan lahan dan anggaran untuk perlengkapan perpustakaan beserta moubelernya.
Sedangkan untuk rencana program tiga tuntas tahun 2010 di antaranya, perpustakaan SD ada 18 unit, SMP ada 37 unit dan 60 laboratorium IPA. Disampaikannya, hasil rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan di kabupaten/kota ditemui kendala jika ingin menuntaskan pembangunan laboratorium bahasa dan komputer.
"Kendala yang ditemui untuk melaksanakan program tersebut yaitu, tidak adanya ketersediaan listrik di sejumlah sekolah yang ada di Bangka Belitung," jelasnya.(diskominfo babel)











