Mewujudkan Ketahanan Pangan Komuditi Beras Di Kepulauan Bangka Belitung Melalui Program P2BN
Diskominfo (Mon, 30 Jan 2012 at 18:42)
Upaya untuk menuju pencapaian peningkatan pangan baik dalam skala lokal maupun nasional, pemerintah provinsi kepulauan Bangka Belitung melalui dinas pertanian,perkebunan dan peternakan menggalakan program pembangunan pertanian yang yang dicanangkan oleh melalui program P2BN ( Peningkatan Produk Beras Nasional). Menurut Ir. Zolaliena selaku kepala bidang tanaman pangan dan holtikura,dalam wawancaranya dengan tim babelprov disela acara program aksi pemantapan system penyuluhan, pertanian, perikanan dan kehutanan se-provinsi kepulauan Bangka Belitung tahun 2012, Senin (30/1) di Aston, Koba, Bangka Tengah, mengatakan bahwa meniliki dari data pertumbuhan penduduk di daerah khususnya Bangka Belitung yang menunjukkan adanya kenaikan jumlah penduduk setiap tahunnya yang pada akhirnya mempengaruhi jumlah permintaan akan ketersediaan komuditi pangan berupa beras merupakan salah satu yang mendasari pemerintah provinsi bangka belitung bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota memandang perlu adanya program peningkatan komuditi tersebut.
Lebih lanjut, Zolaliena menjelaskan bahwa adapun tujuan utama dari pelaksanaan program peningkatan produk beras yang digalakan oleh pemerintah melalui program P2BN adalah selain diarahkan guna mewujudkan surplus 10 juta beras, namun juga dipengaruhi oleh kenyataan dimana beras masih menjadi komuditi basis yang strategis sehingga sangat diperlukan adanya program-program yang diarahkan dalam rangka menciptakan kemandirian produksi pangan khususnya untuk komuditi beras, ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa upaya pemerintah daerah provinsi kepulauan bangka belitung dalam mewujudkan pencapaian peningkatan komuditi beras khususnya di Bangka Belitung bukanlah perkara mudah. Menurutnya kondisi dimana lapangan pekerjaan di sektor pertanian di desa kurang diminati karena ada anggapan kurang menjanjikan kemakmuran serta kondisi sebagian besar masyarakat khususnya bangka Belitung sendiri yang masih mencari penghidupan di sektor lain adalah tantangan besar yang dihadapi pemerintah daerah saat ini dalam menggalakan program pembangunan pertanian di Bangka Belitung tak terkecuali program P2BN (program peningkatan beras nasional).
Terkait hal tersebut, Zolaliena mengungkapkan bahwa guna mewujudkan pencapaian ketahanan ditengah-tengah persoalan yang ada, pemerintah provinsi sendiri saat ini telah merancang langkah-langkah strategis di dalam pelaksanaan pencapaian peningkatan ketahanan pangan melalui program P2BN. Adapun beberapa langkah konkret yang diambil oleh pemerintah provinsi yang bersinergi dengan pemerintah kabupaten hingga tingkat desa diantaranya; pertama, menggalakan program penyuluh pertanian, perikanan dan kehutanan sebagai bagian integral yang memiliki posisi strategis dan memegang peranan penting dalam mendukung keberhasilan program pembangunan pertanian. Kedua, mensosialisasikan pengembangan metode system pertanian terpadu seperti pengembangan perpaduan sektor pertanian dan peternakan. Ketiga, bekerja sama dengan balai pengkajian teknologi pertanian dalam mengembangkan teknologi pertanian dan penelitian guna mencari varietas unggul dalam rangka meningkatkan hasil pertanian khususnya dalam mencari komuditas bibit padi unggul, tegasnya. (sm/tim media center)














