Memaknai Arti Halal Bihalal
Diskominfo (Tue, 13 Oct 2009 at 10:36)
Bangka Tengah - Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Pondok Pesantren Nurul Falah Desa Air Mesu Kabupaten Bangka Tengah, Jum'at (09/10) yang juga sekaligus peresmian Masjid Pesantren Nurul 
Falah berlangsung dengan baik. Pelaksanaan acara dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung H. Eko Maulana Ali, Ketua MUI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung dan turut juga hadir Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso.
Dalam Laporannya Erzaldi Rusman Djohan selaku ketua panitia pelaksanaan acara Halal Bihalal yang juga merupakan Wakil Bupati Bangka Tengah menyampaikan bahwa, "pembangunan Masjid Pondok Pesantren Nurul Falah ini menghabiskan biaya hampir satu Milyar lebih dimana dana pembangunan tersebut merupakan dana bantuan dari Pemerintah Provinsi sebesar kurang lebih 1 Milyar Rupiah dan juga dana bantuan dari masyarakat Desa Air Mesu", jelasnya.
Pada sambutannya Gubernur Kepulaua Bangka Belitung, H Eko Maulana Ali menyampaikan untuk terus memperbanyak rasa syukur kepada Allah atas nikmat yang telah diberikan kepada kita semua." Marilah kita syukurin nikmat allah ini dengan sebaik-baiknya, semantap-mantapnya dan seikhlas-ikhlasnya insyaallah sebagaimana janji allah yang akan mencurahkan nikmat yang lebih besar kepada kita" jelasnya.
Diakhir sambutannya, Gubernur mengajak seluruh warga Desa Air Mesu untuk memaknai arti Halal Bihalal ini, " marilah kita memaknai arti Halal Bihalal ini untuk senantisa memperkuat persatuan serta kesatuan diantara kita, dan ukhuwah islamiyah menjadi lebih kuat serta marilah kita memakmurkan masjid sebagai sarana untuk berdakwah dalam menyampaikan syariah islam dan untuk melakukan berbagai kegiatan - kegiatan keagaman lainnya" kata Gubernur H. Eko maulana Ali. (Diskominfo babel)
![]() |
![]() |













