Kunjungan Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung ke UIN Malang

Untuk pengembangan Sistem pendidikan perguruan tinggi Islam di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, H. Syamsuddin Basari melakukan kunjungan kerja ke Universitas Islam Negeri Malang, Jawa Timur.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Gubernur yang juga didampingi oleh Staf ahli bidang Ekonomi Keuangan, Sugianto dan Imran Rozi, Kepala Biro Pembangunan Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, diterima langsung oleh Rektor UIN Malang Prof. Dr. Imam Suprayogo.
Rektor UIN Malang dalam sambutanya meceritakan sejarah UIN Malang hingga berkembang sampai saat ini. “Dulunya UIN malang berasal dari sekolah swasta yang berubah menjadi STAIN (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri) Malang yang memiliki 42 orang dosen dan gedung perkuliahan yang jelek”.
“Kemudian Rektor beserta seluruh staf pengajar bertekad mamajukan STAIN Malang dengan Palsafah Pohon. Yaitu pekerjaan yang tidak disertai amalan bagaikan pohon yang tidak berbuah yang tidak memberikan apapun kepada masyarakat. Dengan Palsafah pohon yang menghasilkan buah yang baik, mempunyai ruh atau jiwa dan membentuk sehingga bisa membentuk sarjana yang utuh, maka berkembanglah STAIN Malang menjadi UIN (Universitas Islam Negeri) Malang seperti sekarang ini”.
Dalam prosesnya, pertamakali para mahasiswanya diharuskan menginap diasrama dengan kegiatan ma’had (bimbingan spiritual) dari selesai shalat subuh hingga jam 7 pagi setiap harinya. Sehingga ± 700 orang mahasiswa/ mahasiswi yang hapal Al-Quran 30 juz.
Disamping terus mengirim mahasiswa keluar negeri, UIN Malang pun pada tahun 2010 ini menerima 42 mahasiswa luar negeri yang belajar disana, seperti Rusia, Palestina, Syria, Sudan dan Yaman. Hingga saat ini, staf pengajar di UIN Malang telah mencapai 295 orang dosen dan 52 orang diantaranya lulusan S.3 (Doktor) dari berbagai perguruan tinggi di luar negeri.

Menurut Wakil Gubernur H. Syamsuddin Basari, UIN Malang bisa kita jadikan contoh untuk memajukan perguruan tinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terutama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (STAIN SAS Babel) yang saat ini terus berbenah diri dan berencana menjadi Universitas Islam Negeri. (Desrizal, Biro Pembangunan Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung).


