Jalin Koordinasi Pengembangan Wisata Daerah
Diskominfo (Fri, 24 Jul 2009 at 11:31)
Pangkalpinang - Sekitar 30 peserta, Jumat 24 Juli 2009 mengikuti kegiatan Pembekalan Peningkatan Kapasitas Aparatur Bidang Kebudayaan dan Pariwisata di Ruang Pertemuan Hotel Serrata, Pangkalpinang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan pengetahuan mengenai dunia pariwisata daerah secara terpadu, menjalin kerja sama lintas sektoral untuk pengembangan wisata daerah.

Adapun sasaran kegiatan itu, agar dapat memiliki program dan mempunyai aksi untuk pengembangan pariwisata daerah. Bertindak sebagai narasumber dari Badan Pengembangan Sumber Daya Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.
Saat membuka kegiatan, Yan Megawandi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, sekarang ini sedang menuju program besar yaitu tahun kunjungan wisata ke Bangka Belitung tahun 2010 atau Visit Babel Archipelago 2010.
"Kalau kita simak secara seksama, ada beberapa kegiatan persiapan yang telah kita lakukan dalam satu tahun terakhir. Identifikasi masalah yang ada yaitu, mengenai sumber daya manusia. Ada empat hal yang harus kita siapkan, pertama menetapkan agenda atau event wisata di seluruh kabupaten, kota yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," jelasnya.
Persiapan kedua yang juga tak kalah penting, jelasnya, menciptakan objek wisata unggulan di masing-masing daerah, sehingga jika wisatawan datang bisa melakukan kegiatan wisata dalam tempo waktu yang cukup panjang. Sebab ini berdampak terhadap konsumsi atau belanjaan wisatawan di Bangka Belitung, karena semakin lama di Bangka Belitung jumlahnya makin besar.Selama ini wisatawan yang datang ke Bangka Belitung, rata-rata hanya menginap selama dua hari.
Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi persoalan ketiga yang harus disiapkan. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia di bidang pariwisata dibagi dalam wilayah besar, pertama SDM pihak swasta yang bergerak di bidang pariwista. Kedua, masyarakat yang berada di daerah lokasi wisata diharapkan dapat memberi pelayanan dan menjadi tuan rumah yang baik dan menyenangkan bagi para pengunjung. SDM ketiga yaitu yang berada di lingkungan birokrasi pemerintah.
"Kita harus bisa mempersiapkan sumber daya manusia yang bergerak di bidang pariwisata. Kita membutukan rekayasa manusia yang lebih baik untuk mendukung dan menjadi lokomotif kegiatan pariwisata," ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan ini sangat penting. Diharapkan kualitas dan kuantitas SDM dapat dikembangkan. Sebab jika berbicara mengenai dunia pariwisata, banyak sekali sektor yang harus dilibatkan. Dalam rangka Visit Babel Archipelago 2010, persoalan keempat yang harus disiapkan yaitu mengupayakan mempromosikan Bangka Belitung ini ke tingkat regional, nasional hingga ke tingkat global.
"Dalam melakukan promosi dan pengembangan kawasan wisata harus dibicarakan secara bersama. Kita tidak bisa melakukan promosi untuk satu daerah saja, melainkan promosi tersebut harus dilakukan bersamaan dengan daerah lain yang ada di Bangka Belitung," jelasnya.(diskominfo babel)











