GWBN Ajang Promosi Potensi Pariwisata

Jakarta – Gebyar Wisata dan Budaya Nusantara (GWBN) menjadi ajang promosi potensi pariwisata. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menarik minat pelancong untuk mengunjungi destinasi wisata nusantara. Pasalnya cukup banyak masyarakat Indonesia berkunjung ke luar negeri, padahal potensi wisata nusantara tak kalah menarik.

"Setiap tahun, kurang lebih 11 juta penduduk Indonesa keluar negeri dengan kepentingan berbeda. Mereka menghabiskan devisa sekitar Rp12 hingga Rp13 triliun,” kata Sukur Saka Direktur PT Wahyu Promocitra, Ketua Penyelenggara Acara GWBN ke-13 tahun 2015 di Hall A, Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (15/5/2015).

Sebanyak 105 peserta menghadiri pameran Gebyar Wisata dan Budaya Nusantara (GWBN) ke-13 tahun 2015, di Hall A Jakarta Convention Center (JCC). Dijadwalkan kegiatan ini berlangsung selama empat hari, terhitung tanggal 14 hingga 17 Mei 2015.  Potensi pariwisata 33 provinsi se Indonesia ditampilkan dalam ajang bergengsi tersebut.

Menurut Sukur, alangkah baiknya jika wisatawan dari berbagai belahan dunia datang mengunjungi Indonesia, sehingga dapat meningkatkan devisa. Sebab potensi wisata di Indonesia sangat besar, untuk itu jangan hanya menjadi penonton di saat negara Cina, Malaysia, Amerika dan negara besar lainnya menggebrak pasar Indonesia. Pameran GWBN bertujuan memberikan informasi lengkap dan akurat tentang objek wisata di Indonesia.

“Dengan 250 juta penduduk, Indonesia menjadi pangsa pasar besar yang diperebutkan seluruh dunia. Saya sangat optimis, sebanyak 30 ribu calon wisatawan dari Jabodetabek mengunjungi pameran ini," kata Sukur.

Sementara Ahman, Direktur Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya Kementerian Pariwisata mengatakan, pihak penyelenggara telah konsisten menggelar kegiatan ini setiap tahunnya. Memelihara konsistensi tidak mudah, sebab sudah 13 kali kegiatan ini dilaksanakan dengan terprogram.

“Menggelar kegiatan ini bukan suatu yang mudah. Oleh sebab itu, diharapkan agar acara pameran GWBN 2015 ini bisa berjalan lancar dan sukses," ungkap Ahman.

Kementerian pariwisata menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan GWBN tahun 2015. Kegiatan ini dinilai memberikan kontribusi memajukan dan mengembangkan sektor pariwisata. Target kunjungan wisatawan mancanegara di tahun 2019 sebanyak 20 juta orang.

Jika target tercapai, predikat itu masih di bawah Malaysia yang telah mencapai 27 juta wisatawan. Setidaknya Indenesia mampu bersaing dengan Malaysia, karena Indonesia merupakan bangsa besar dan kaya potensi pariwisata. Tercatat sebanyak 17.000 lebih jumlah pulau, 250 bahasa dan 500 lebih suku berada di Indenesia.

Saat ditemui di lokasi GWBN, Anugrah Gusta Prima Koordinator Pameran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung puas melihat animo pengunjung pameran. Pengunjung sangat antusias dan ‘haus’ informasi tentang Bangka Belitung. Sehingga pamflet dan brosur yang disediakan habis di hari kedua (15/5/2015) pelaksanaan pameran.

"Minimal mereka mengenal Bangka Belitung dari brosur. Peran kami meyakinkan pengunjung agar mau berwisata ke Bangka Belitung," ungkap Anugrah.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Reni
Fotografer: 
Stevani
Editor: 
Huzari