Gubernur: Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Diskominfo (Wed, 29 Dec 2010 at 15:48)
Pangkalpinang - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Eko Maulana Ali menginginkan agar pelaksanaan kegiatan pemerintah di tahun 2011 dapat lebih cepat. Pasalnya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2011 telah lebih cepat diserahkan dari tahun sebelumnya.
"Selain lebih cepat, hendaknya pelaksanaan kegiatan tersebut dapat dilakukan lebih baik dari tahun sebelumnya. Pada tanggal 1 Januari 2011, kegiatan sudah bisa mulai berjalan," jelas Gubernur pada kegiatan kegiatan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2011, lingkup Kantor Wilayah Ditjen Pembendaharaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di lantai III Kantor Gubernur, Rabu (29/12/2010).
Tak hanya itu. Sebab Gubernur juga menginginkan semua kegiatan dapat dilaksanakan secara akuntabel dan dapat dipertanggung jawabkan. Aparatur harus bekerja secara professional, efektif dan efesien. Sehingga output dan outcome dapat terukur serta dapat membandingkan dengan apa yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.
Sinergisitas dalam menjalankan pembangunan merupakan salah satu nilai tambah yang dapat memberi manfaat banyak. Dikatakan Gubernur, dengan adanya pembangunan yang dilakukan pemerintah sudah seharusnya dapat menggerakan dan mendorong pertumbuhan perekonomian. Dalam hal ini, pemerintah jangan hanya mengukur keberhasilan pembangunan dengan angka-angka saja. Sebab seharusnya pembangunan berdampak terhadap mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.
"Jika pertumbuhan ekonomi secara makro berkembang, tentunya dapat membuka lebih banyak lapangan kerja," kata Gubernur.
Persoalan lingkungan juga menjadi bagian permasalahan yang dihadapi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Gubernur mengatakan, untuk itu persoalan lingkungan harus terus diatasi, walaupun harus dilakukan secara bertahap. Namun setidaknya dengan upaya yang telah dilakukan, sedikit banyak dapat memperbaiki kondisi lingkungan.
"Jadi jika kondisi kerusakan lingkungan terjadi penurunan dari tahun ke tahun, ini menunjukan suatu kemajuan. Namun jika itu tidak terjadi, dipastikan ada sesuatu yang salah," harapnya.
Selain itu pemerintah daerah harus inovatif dapat mengelola anggaran. Gubernur mengharapkan, dengan inovasi dapat meningkatkan pendapatan daerah. Kendati demikian, jangan sampai untuk meningkatkan pendapatan daerah mengakibatkan masyarakat menjadi tertindas. Pemerintah harus mengetahui skala prioritas penggunaan anggaran, salah satunya dengan cara mengurangi perjalanan dinas.
"Semua itu harus dipertimbangkan. Jangan pula karena ingin menghemat anggaran, kegiatan rapat koordinasi antara kepala daerah tidak datang dengan alasan ingin menghemat anggaran. Karena ingin menghemat anggaran, jangan juga mengendapkan anggaran dengan maksud mendapatkan bunga bank," kata Gubernur.(tim media center)











