Dukung Pengembangan Industri Kreatif dan Kerajinan
diskominfo babel (Wed, 28 Oct 2009 at 14:52)
Pangkalpinang - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sangat peduli dan mendorong pengembangan industri kreatif dan kerajinan. Sebab industri kreatif memberi kontribusi sangat signifkan terhadap pertumbuhan ekonomi.
Tercatat, kontribusi sektor ini terhadap pertumbuhan perekonomian mencapai 6,3 persen untuk industri kreatif, dan 30 persen dari itu atau kerajinan tumbuh 1,8 persen. Dikatakan Cholil, Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Desiminasi Informasi (SKDI), Dinas Komunikasi dan Informatikan menjelaskan, jumlah industri kreatif sekitar 2,2 juta dan industri kerajinan sekitar 700 ribu. Dari industri kreatif dapat menyerap sekitar 5,4 juta tenaga kerja, sementara untuk industri kerajinan menyerap 1,8 juta.
"Perlu diketahui Indonesia memiliki pasar yang besar mengingat penduduknya berjumlah 230 juta jiwa, dan akan terus bertambah setiap tahun," jelasnya saat membuka kegiatan penyebaran informasi melalui Media Tradisional, di Lapangan Merdeka, Jumat 23 Oktober 2009.
Kondisi ini dapat meningkatkan daya beli, termasuk pendapatan per kapita. Dijelaskannya, potensi yang luar biasa tersebut harus bisa dijadikan sebagai domestic market, sehingga dalam waktu 10 hingga 20 tahun ke depan, ekonomi domestik Indonesia semakin kuat. Statistik itu sangat penting untuk memastikan bahwa dengan berkembangnya industri kreatif dan kerajinan, bukan hanya ekonomi yang semakin tumbuh, tetapi lapangan kerja makin tercipta dan. Hal ini berdampak terhadap menurunkan angka kemiskinan, pembangunan lebih adil dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
![]() |
![]() |
Statistik tersebut akan terus meningkat seiring dengan produk yang diminati dan dicintai masyarakat. Dikatakannya, namun untuk mendukung langkah tersebut harga pemasaran di dalam negeri harus lebih murah, berkualitas dan lebih menarik. Dengan demikian produk dalam negeri dapat lebih dicintai seperti slogan "Aku Cinta Produk Indonesia" yang dapat membuat perekonomian Indonesia berkembang lebih pesat.
"Saya yakin bisa bersaing, Insya Allah bisa. Tahun 2009 dicanangkan sebagai tahun Indonesia Kreatif harus dapat menjadikan negeri ini sanggup bersaing dengan negara mana pun. Untuk mewujudkan semua itu, mesti didukung berbagai kebijakan pemerintah yang membantu usaha dalam negeri.
Jika barang-barangnya kompetitif, apalagi dengan inovasi, dengan rintisan, dengan desain yang bagus, Kabid SKDI Dinas Kominfo ini yakin, produk tersebut bisa dijual ke mana pun, baik dalam negeri maupun luar negeri. Berkaitan telah diluncurkannya logo "100% Cinta Indonesia" dan dicanangkannya kampanye "Cinta Indonesia", hendaknya mendapat dukungan dengan meningkatkan daya saing produk-produk dalam negeri.
"Saya yakin mutu produk kita baik, harganya bersaing, tidak kalah dari produk luar negeri," jelasnya.(diskominfo babel)










