Dampak Krisis Keuangan Global terhadap Kredit Konsumsi Rumah Tangga di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Dari tahun 2007 sampai tahun 2009 jumlah kredit konsumsi yang disalurkan oleh perbankan Bangka Belitung terus mengalami peningkatan. Setelah krisis pun kredit konsumsi terus mengalami kenaikan meskipun pertumbuhannya tidak setinggi sebelum krisis. Sebelum krisis rata-rata pertumbuhan triwulanan kredit konsumsi sebesar 8,60. Namun setelah krisis pada triwulan IV 2008 pertumbuhan triwulannya (qtq) menurun menjadi 6,08%. Hal ini diperkirakan karena adanya krisis keuangan yang menurunkan pendapatan masyarakat. Namun pada triwulan I 2009 terjadi sedikit peningkatan, dimana pertumbuhan triwulanan tercatat sebesar 9,18% (qtq). Meningkatnya kredit konsumsi dapat disebabkan karena tetap adanya kebutuhan konsumsi masyarakat dalam jangka pendek di saat pendapatannya menurun akibat krisis keuangan global sehingga selain menggunakan dana yang berasal dari tabungan, masyarakat mulai menggunakan kredit konsumsi. Hal ini perlu diwaspadai karena potensi risiko bagi bank di kemudian hari.
| Attachment | Size |
|---|---|
| Dampak Krisis Keuangan Global terhadap Kredit Konsumsi Rumah Tangga di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.pdf | 139.9 KB |


