Cintai Produk Dalam Negeri

diskominfo (Mon, 14 Sep 2009 at 11:05)

Pangkalpinang - Pemerintah terus berupaya menggalakan agar masyarakat mencintai produk Indonesia. Mengenai persoalan ini, pemerintah mengeluarkan kebijakan yang dituangkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2009 tentang Penggunaan Produksi Dalam Negeri pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Tentunya ini menjadi angin segar bagi pengusaha dalam negeri.

Asisten III Administrasi Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tajuddin SH, saat menyampaikan sambutanAsisten III Bidang Administrasi Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tajuddin SH mengatakan, kebijakan tersebut untuk mengimbau agar seluruh masyarakat terutama instansi pemerintah, PNS dan TNI/Polri memakai produk dalam negeri. Ajakan mencintai produk dalam negeri sudah mulai gencar dipublikasikan. Tetapi, pengaruhnya tidak begitu terlihat, bahkan bisa dikatakan sama sekali tidak terlihat. Masyarakat masih belum mempercayai kualitas produk dalam negeri, karena Imej produk dalam negeri mudah rusak dan kualitasnya biasa- biasa saja.

"Produk luar negeri yang lebih murah, merupakan salah satu pemicu untuk tidak membeli produk dalam negeri. Bayangkan, jika semakin banyak penduduk Indonesia yang membeli produk luar negeri, sama saja kita mensejahterakan negara lain. Dan lama kelamaan perusahaan dalam negeri akan jatuh," jelasnya saat acara Forum Tatap Muka yang mengangkat tema "Aku Cinta Produk Indonesia, di Ruang Pertemuan Hotel Bumi Asih, Pangkalpinang, Jumat 11 September 2009.

Kegiatan yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini Kepala Diskominfo Babel, Rofiko H Mukmin. saat menyampaikan sambutanmengundang kalangan pelajar, pengusaha dan masyarakat sebagai peserta. Bertindak sebagai pemateri pada kegiatan ini di antaranya, Rofiko H Mukmin Kepala Diskominfo Babel, Nazalyus Kepala Bappeda Babel, Hasanuddin Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Babel dan Jhoniee Sugiarto Ketua Kamar Dagang dan IndustrPanitia acara Forum Tatap Muka yang mengangkat tema "Aku Cinta Produk Indonesia, di Ruang Pertemuan Hotel Bumi Asih, Pangkalpinang, Jumat 11 September 2009. i (Kadin) Babel.

Para Peserta dan undangan kegiataan Forum Tatap Muka yang mengusung tema Aku Cinta Produk Indonesia di Hotel Bumi Asih, jumat 11 september 2009Lebih jauh Asisten menjelaskan, sejak terjadi krisis ekonomi global terasa sangat memukul sektor industri serta produksi dalam negeri. Pasalnya, order dari pihak asing terhadap produksi dalam negeri cendrung merosot tajam, sehingga tak sedikit perusahaan yang gulung tikar dan terpaksa mem-PHK karyawannya. Alhasil keadaan ini akan menambah angka pengangguran yang berujung kepada kemiskinan.

"Oleh karenanya kebijakan pemerintah mewajibkan penggunaan "Made in Indonesia" atau buatan Indonesia sangat tepat untuk melindungi industri dalam negeri dan yang terpenting untuk menghindari kaum buruh dari momok PHK massal yang kian menjalar," jelasnya.Ketua Panitia, Nadirsyah. saat menyampaikan laporan panitia

Dukungan masyarakat Indonesia terhadap produk dalam negeri sangat diperlukan untuk meningkatkan perekonomian. Asisten menambahkan, kualitas produk dalam negeri masih kalah dari produk luar negeri, untuk itu perlu rasa nasionalisme yang tinggi. Sebab dengan membeli produk dalam negeri berarti telah mendukung pabrik dalam negeri. Semakin banyak pembelian, semakin banyak keuntungan yang diperoleh. Keuntungan yang banyak itu dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas produk, sehingga dapat bersaing di kancah Internasional.

'Diharapkan produk Indonesia dapat menjadi pilihan bagi masyarakat Internasional," harapnya.

Sementara Kepala Diskominfo Babel saat menyampaikan materinya menjelaskan, untuk membangkitkan kecintaan

masyarakat terhadap produk dalam negeri perlu gencar melakukan promosi, dan produk yang dipromosikan tersebut hendaknya ada daya tarik dan keunikan. Selain itu harus pandai memusatkan perhatian pada keindahan alam, budaya dan seni, sumber daya dan sisi modern Indonesia.

"Kita harus menginformasikan dan menyuarakan rasa bangga, serta menstimulasi pembelian produk lokal. Hal ini untuk menjawab persepsi negatif dan kurang tepat dan berupaya membangun citra kreatif," katanya.

Kepala Bappeda Babel pada kesempatan yang sama mengajak peserta kegiatan dan masyarakat secara umum untuk bisa mencintai dan membanggakan produk Indonesia. Sebab dengan mencintai produk buatan sendiri diharapkan dapat mengangkat harkat martabat bangsa.

"Sebagai warga Indonesia harus memiliki rasa bangga terhadap negara, salah satu caranya dengan mencintai produk Indonesia," paparnya.

Hal senada disampaikan Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Babel dan Kadin Babel. Menurut mereka, sangat perlu mencintai produk dalam negeri, sehingga dapat membangkitkan dunia usaha di Indonesia.(diskominfo babel)

Visit Bangka Belitung Archipelago 2010Kota PangkalpinangKabupaten BangkaKabupaten BelitungBangka BaratKabupaten Bangka TengahKabupaten Bangka SelatanKabupaten Belitung Timur