Buku ‘Jejak Sang Provokator’ Diluncurkan
diskominfo babel (Tue, 24 Nov 2009 at 8:07)
Pangkalpinang - Yayasan Untaian Kasih Enam dan Dewan Pemuda Bangka Belitung, Sabtu (21/11/2009) menggelar Seminar Suistainable Development Strategy serta Peluncuran Buku 'Jejak Sang Provokator', di Ballrooom Pertemuan Serrata Hotel, Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke- 9 tahun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Seminar tersebut melibatkan enam pembicara terdiri dari dari, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Eko Maulana Ali, Walikota Pangkalpinang Zulkarnain Karim, Mantan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hudarni Rani, Ketua DPRD Bangka Belitung Ismiryadi, Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB) Bustami Rachman, Pimpinan Bangka Botanical Garden (BBG) Johan Riduan Hasan dan selaku moderator Johan Murod.
Eko Maulana Ali dalam sambutannya mengungkapkan, seorang Johan Murod memang seorang provokator, bisa dikendalikan jika tidak bersama teman-temannya. Johan mempunyai karakter berbeda dibandingkan provokator-provokator lain, sebab banyak potensi-potensi positif yang dimiliki seorang Johan Murod seperti, Pengurus Dewan Pemuda Bangka Belitung, seorang pengusaha timah, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Bangka Belitung dan seorang pembina karetaka.
Gubernur menambahkan, jejak sang provokator memang perlu untuk dijadikan buku baik untuk kebutuhan pribadi Johan Murod maupun sebagai referensi generasi muda untuk mengetahui bagaimana sejarah pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta tokoh-tokoh yang berjuang dalam pembentukan provinsi ini. Semoga dengan membaca buku ini dapat melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang berguna bagi masyarakat di Negeri Serumpun Sebalai ini, bukan melahirkan provokator yang dapat merugikan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama Johan Murod (Panglima Rajawali) saat menyampaikan sambutan menjelaskan, buku jejak sang provokator merupakan bentuk motivasi bagi anak-anak yaitm di Bangka Belitung. Karena semenjak kecil sudah menjadi seorang yatim, namun hal ini tidak menyurutkan semangat untuk menyelami kehidupan ini. Buku Jejak Sang Provokator ini juga berisi tentang sejarah perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan menjelaskan siapa saja tokoh-tokoh yang berjuang dalam pembentukan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini.
Sementara penulis buku Jejak Sang Provokator, Ahmadi Sofyan menjelaskan, buku tersebut mengisahkan seorang anak yatim yang bermetamorfosa menjadi seorang pengusaha. uku ini setebal 365 halaman dan murni hasil dari penuturan serta pemikiran Johan Murod yang teratur dan sangat detail, sehingga mampu dibuat menjadi sebuah buku.
"Saya hanya menulis untuk menjadi sebuah buku. Selamat membaca dan menyelami samudera kehidupan dalam rekam Jejak Sang Provokator," ucapnya.(adit)








