Budiman Ginting Buka Bimtek Pengawasan Terpadu Sektor Pertambangan

Pangkalpinang- Bijih timah yang berasal dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memenuhi 30 % konsumsi kebutuhan dunia, setelah melewati masa 300 tahun penambangan timah, saat ini kegiatan eksploitasi timah lebih banyak diarahkan pada off shore mining.

Adanya aktivitas penambangan timah di laut diatur oleh Undang - Undang nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Hal ini diutarakan Budiman Ginting, Asisten Pembangunan dan Perekonomian, saat acara bimbingan dan pengawasan terpadu bidang pertambangan mineral tahun 2018 Dinas ESDM Babel,  Kamis ( 11/10/18 ) di Hotel Soll Marina.

"Kegiatan pertambangan meliputi sebagian atau seluruh tahapan kegiatan dalam rangka penelitian, pengelolaan dan pengusahaan mineral atau batubara yang meliputi penyelidikan umum ekplorasi, studi kelayakan, konstruksi, penambangan, pengolahan dan pemurnian, pengangkutan dan penjualan serta kegiatan pasca tambang," terangnya.

Pasca tambang, pemanfaatan sumber daya alam secara optimal untuk peningkatan kesejahteraan taraf hidup manusia merupakan harapan seluruh masyarakat, oleh karena itu dengan semua kecakapan yang dimiliki serta dengan semakin majunya Iptek maka manusia sudah sepatutnya untuk melakukan berbagai inovasi guna meningkatkan nilai guna sehingga lebih bermanfaat.

"Kontribusi terhadap pembangunan perlu ditingkatkan karena aktifitas pertambangan merupakan pengambilan sumber daya alam  yang terdapat di dalam tanah," lanjutnya.

Karena hal itu, diharapkan akan mampu menopang bagi kelancaran dan kelangsungan hidup manusia, khususnya sumber daya mineral merupakan kebutuhan yang sifatnya esensial bagi kehidupan manusia, segala sesuatu yang diciptakan oleh sang pencipta mempunyai nilai kegunaannya masing -masing.

Begitupun halnya dengan sumber daya mineral tentunya memiliki manfaat tersendiri maka perlu pengolahan terlebih dahulu dan kita pun harus memanfaatkan kekayaan alam yang melimpah ini dengan sebaik mungkin dengan tidak mengeksploitasinya secara berlebihan yang tidak menutup kemungkinan justru berdampak negatif terhadap kehidupan manusia.

Sumber: 
Dinas Kominfo
Penulis: 
Firmansyah
Editor: 
Fitra