BPMPD Babel Sosialisasikan Program Kerja
Diskominfo (Tue, 26 May 2009 at 16:02)
Pangkalpinang - Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa 26 Mei 2009 menggelar acara silaturahim dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TPPKK) se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan yang digelar di Gedung PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini bermaksud menyosialisasikan program BPMPD yang berhubungan dengan pemberdayaan masyarakat.
Kepala BPMPD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mustafa Maarif saat membuka kegiatan mengatakan, koordinasi dan konsultasi sangat diperlukan. Sehingga setiap kegiatan yang dilakukan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dapat dibantu TPPKK yang berperan sebagai mitra secara berjenjang dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga ke desa-desa.
"Bagaimana kita menyikapi akhir rencana kerja PKK nasional tahun 2005-2009. Kita akan mengakomodir program-program yang berasal dari bawah untuk disampaikan ke tingkat nasional. Jika dikaitkan tugas pokok PKK dengan tugas pokok BPMPD sangat dekat sekali," ungkapnya.
Tugas pokok BPMPD ini melaksanakan desentralisasi, jadi tugas dari pemerintah pusat (departemen dalam negeri) dilaksanakan hingga ke tingkat yang paling bawah. Ia mencontohkan, pemerintah pusat mempercayakan untuk melaksanakan program PNPM di pedesaan. Selain itu melaksanakan tugas perbantuan pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa.
Adapun fungsi dari BPMPD, pertama melakukan perumusan di bidang teknis pemberdayaan. Intinya, badan ini akan membantu Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung seperti melaksanakan perlombaan desa, teknologi tepat guna, ekonomi dasar simpan pinjam dan pemberdayaan perizinan dan pemberdayaan pelaksanaan umum lintas kabupaten.
"Untuk pemberdayaan perizinan, sampai saat ini BPMPD belum mengeluarkan produk yang sifatnya memberikan izin," tegasnya.
Selanjutnya, BPMPD juga melaksanaan pembinaan tugas di bidang pemberdayaan masyarakat untuk pemerintahan desa. Tugas ini, menurutnya, termasuk mengayomi, membantu, memfasilitasi lembaga kemasyarakatan seperti PKK dan LSM yang berhubungan dengan pemberdayaan.
BPMPD mempunyai visi untuk mewujudkan kemandirian berdasarkan potensi kebutuhan dan aspirasi yang ada pada masyarakat. Dalam hal ini, BPMPD berupaya memandirikan masyarakat yang ada di Bangka Belitung dan berdampak masyarakat tidak lagi tergantung dengan peran pemerintah atau desa-desa lain.
"Pemberdayaan masyarakat desa disesuaikan dengan potensi yang ada di desa masing-masing. Sebab setiap desa memiliki potensi yang berbeda," paparnya.
Untuk mencapai visi tersebut, dilakukan pemantapan kelembagaan serta pengembangan partisipasi dan keswadayaan masyarakat desa, pemantapan nilai-nilai sosial budaya masyarakat. Badan ini juga melakukan pengembangan usaha ekonomi masyarakat, peningkatan dan pemanfaatan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan, peningkatan pendayagunaan teknologi tepat guna, sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Kami berharap PKK dapat menjadi mitra dalam pengembangan usaha ekonomi masyarakat desa. Bagaimana kita berupaya untuk meningkatkan sumber daya manusia agar dapat meningkatkan usaha ekonomi masyarakat desa. Dalam hal ini mungkin dapat dilaksanakan dengan memberikan bimtek dan pelatihan-pelatihan," ungkapnya.
Tahun ini, BPMPD melaksanakan program makanan tambahan untuk anak sekolah. Menurutnya, program lain yang telah dilaksanakan yaitu melaksanakan lomba teknologi tepat guna (TTG) tingkat provinsi hingga tingkat nasional.
"Kita juga melakukan pemantapan penyelenggaraan pemerintah desa dan kelurahan dengan berkoordinasi dengan Biro Pemerintahan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kita berupaya membuat sistem pemerintahan desa yang ideal. Untuk itu, kita mengharapkan dukungan dalam menyosialisasikan program yang sifatnya strategis," harapnya.(diskominfo babel)











