Bappeda Provinsi, Kementerian PU Dan KMW Babel Gelar Lokakarya Penanggulangan Kemiskinan

Diskominfo (Wed, 22 Dec 2010 at 18:38)

Pangkalpinang - Kementerian Pekerjaan Umum bekerjasama dengan Konsultan Manajemen Wilayah (KMW) PNPM Mandiri  Perkotaan Babel dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Bappeda Provinsi menggelar Lokakarya Review program Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, rabu 22 desember 2010, di Hotel Santika Kabupaten Bangka tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiataan yang berlangsung selama dua hari di mulai dari tanggal 22 - 23 desember 2010 diikuti sekitar 100 peserta tersebut, dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bangka Belitung dalam hal ini diwakili oleh Syamsumi Saleh Asisten II setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta Direktur PBL Ditjen cipta Karya Kementerian PU Guratno Hartono.

Adapun  narasumber/fasilitator dalam kegiatan tersebut, antara lain, Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nazalyus, narasumber kedua Chandra R.P. Situmorang dari PPK P2KP SNVT P2KP Pusat, narasumber yang ketiga Saharudin Team leaderPNPM Mandir Perkotaan KMW Babel, Setiyono Konsultan  PNPM mandiri Perkotaan, Bupati Belitung Timur Basuri T Purnama, Dwi Cahyadi dari UBB, serta Zubaidah dari LSM Perempuan, dan Kepala Dinas PU Provinsi Babel Ansori.

Syamsumi Saleh saat menyampaikan sambutan menegaskan, agar upaya yang telah dilakukan harus terus ditingkatkan, mulai dari perencanaan hingga tahap evaluasinya, sehingga upaya yang telah dilakukan dapat berjalan sesuai dengan apa yang telah ditetapkan, berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam penanggulangan kemiskinan, antara lain dengan melakukan penanggulangan kemiskinan di daerah, tegas Syamsumi.

Ia menambahkan strategi pembangunan sebagai upaya koordinasi dan harmonisasi berbagai program penanggulangan kemiskinan, Pemerintah telah mengelompokkan program tersebut dalam berdasarkan segmentasi masyarakat miskin penerima program dalam tiga klaster, klaster pertama yaitu kelompok pemberian bantuan langsung dan perlindungan social yang ditujukan terutama kepada masyarakat termiskin di antara yang termiskin.

sedangkan klaster kedua yaitu kelompok program yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) Mandiri, adapun kluster yang ketiga yaitu ditujukan kepada kelompok masyarakat miskin yang tidak masuk dalam klaster pertama dan klaster kedua yang telah sanggup memenuhi kebutuhan dasarnya, namun masih perlu ditingkatkan dengan pemberian bantuan teknis, seperti peralatan dan bimbingan sehingga dari mandiri dapat berkembang menjadi madani,jelasnya.(Tim Media Center)

Visit Bangka Belitung Archipelago 2010Kota PangkalpinangKabupaten BangkaKabupaten BelitungBangka BaratKabupaten Bangka TengahKabupaten Bangka SelatanKabupaten Belitung Timur