April, RSP Siap Layani Masyarakat
Diskominfo Prov Kep Babel (Wed, 1 Feb 2012 at 17:40)
Pangkalpinang - Rencananya April tahun ini, Rumah Sakit Umum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah mulai beroperasi. Diharapkan keberadaan rumah sakit ini dapat meningkatkan mutu kesehatan masyarakat Bangka Belitung. Pasalnya fasilitas kesehatan ini dipersiapkan Pemprov Bangka Belitung sebagai rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat Bangka Belitung.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dr Hendra Kusuma, M.Epid menjelaskan, keberadaan rumah sakit provinsi ini berperan sebagai rumah sakit yang memberikan pelayanan paripurna, bermutu dan terjangkau semua lapisan masyarakat.
"Rumah sakit itu dinamai RSP Bung Karno. Adapun alasan pemberian nama tersebut, agar masyarakat Bangka Belitung bisa meneruskan semangat Bung Karno dalam memperjuangkan tanah air. Rencananya operasional RSP dimulai bulan April tahun ini. Mudah-mudahan semua bisa berjalan lancar sesuai dengan rencana," kata Hendra, Rabu 1 Februari 2012.
Sebagaimana diharapkan Eko Maulana Ali, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung beberapa waktu lalu, pendirian rumah sakit tersebut hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dan meningkatkan mutu serta pelayanan kesehatan. Jumlah masyarakat Bangka Belitung terus bertambah, sehingga fasilitas kesehatan juga harus terus ditambah.
Harapan itu disampaikan Gubernur ketika peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit provinsi tanggal 12 Agustus 2009 lalu, di Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.
Rumah Sakit Bung Karno ini tidak hanya memberikan pelayanan medik, melainkan menjadi wadah pendidikan dan pengembangan profesi kedokteran dari universitas terdekat. Hendra menjelaskan, tak hanya pihak universitas, instansi terkait lainnya juga bisa melakukan penelitian dalam bidang tropical medicine dan ilmu kedokteran terapan (sampai clinical trial).
"Jadi bisa sebagai tempat latihan, pendidikan, keterampilan untuk pelayanan medik dan juga masyarakat umum. Terutama dalam hal penanggulangan masalah kesehatan," ungkapnya.
Lebih jauh Hendra mengatakan, RSP Bung Karno bukan rumah sakit biasa. Sebab Ada beberapa produk-produk unggulan seperti travel medicine, tourism clinic, pelayanan hyperbaric chamber, Sentra Pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional (SP3T) dan malaria center dengan target world class atau rumah sakit dunia.
Diharapkan RSP ini dapat memberikan pelayanan profesional. Mengenai kebutuhan tenaga kesehatan rumah sakit ini, jelasnya, sedang dalam proses perekrutan. Sedangkan mengenai mutu pelayanan mengutamakan pelayanan pada pasien (Patient Centered Service) dengan pencapaian keberhasilan medis, pelayanan, dan keberhasilan pembiayaan.
"Keberhasilan pencapaian tujuan pembangunan rumah sakit ini harus mendapatkan dukungan dari warga. Nanti masyarakat mendapatkan kemudahan akses pelayanan kesehatan spesialis, oleh sebab itu masyarakat harus bangga dengan keberadaan rumah sakit provinsi ini," ungkapnya. (Tim Media Center)













