Angka Kematian Ibu Melahirkan di Babel Menurun
Diskominfo (Mon, 20 Feb 2012 at 15:35)
Pangkalpinang - Keterbatasan sarana, prasarana dan tenaga kesehatan tak membuat Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung patah semangat. Berbagai upaya peningkatan pelayanan kesehatan terus dijalankan seiring program yang telah direncanakan pemerintah. Salah satu keberhasilan di bidang kesehatan yakni, terjadinya penurunan angka kematian ibu melahirkan dari tahun ke tahun di Bangka Belitung.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dr. Hendra Kusuma, M.Epid mengatakan, terdapat pencapaian keberhasilan yang baik dalam pelaksanaan program-program kesehatan mulai tahun 2007 hingga 2011. Contohnya, angka kematian ibu melahirkan cenderung mengalami penurunan setiap tahunnya, dari 160,73 menjadi 150,32 per 100.000 kelahiran hidup.
"Begitu juga dengan angka kesakitan malaria yang juga cenderung mengalami penurunan setiap tahunnya, menjadi 4,1 persen (berdasarkan target API, red)," ungkapnya saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin 13 Januari 2012.
Mengenai rasio dokter umum, jelas Hendra, cenderung mengalami peningkatan menjadi 24,45 per 100.000 penduduk, rasio bidan meningkat, dari 40,41 menjadi 63,61 per 100.000 penduduk. Referensi akumulasi dari hasil pembangunan kesehatan yang sudah dicapai ini tidak lepas dari kontribusi seluruh pelaku pembangunan kesehatan.
Terdapat beberapa prestasi kerja pembangunan bidang kesehatan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung lainnya sejak tahun 2007 hingga 2011. Ia menjelaskan, dalam rangka mendukung Gerbang Emas Visit Bangka Belitung Archipelago 2010, Kementerian Kesehatan RI telah mempercayakan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai tuan rumah penyelenggaraan event tingkat nasional yaitu, Rapat Koordinasi Program Perbaikan Gizi Masyarakat Tingkat Nasional.
"Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Shantika pada tanggal 29 Maret hingga 1 April 2010 itu dihadiri pejabat di lingkungan Ditjen Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan dari 33 Provinsi se Indonesia, Dinas Kesehatan kabupaten/kota se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta lintas sektor terkait," ungkapnya.
Dalam rangka penyelenggaraan program-program terkait kesehatan lingkungan, khususnya penyelenggaraan Forum Kabupaten/Kota Sehat, jelasnya, salah satu kabupaten binaan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu Kabupaten Bangka, telah menerima penghargaan Inovatif Goverment Sector AMPL melalui kegiatan-kegiatan Pokja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (Pokja AMPL) Bangka. Penghargaan yang diterima pada bulan November 2010 lalu, karena kemampuan akses air minum masyarakat Bangka yang mencapai 67,48 persen.
"Kita juga telah mendirikan Rumah Sakit Provinsi dan Malaria Centre. Ini merupakan upaya peningkatan kapabilitas infrastruktur dalam rangka mendukung pembangunan kesehatan yang merupakan Supra Referal System di kabupaten/kota, serta untuk pengembangan Kesehatan Wisata (Travel Medicine) dalam memenuhi pelayanan kesehatan bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," jelasnya.(tim media center)













