Progress Pembangunan Babel

Pangkalpinang – Sejak dilakukan Soft Launching pada 7 Desember 2012 lalu oleh Eko Maulana Ali, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rumah Sakit Provinsi yang bernama RS DR. Ir. Soekarno resmi melayani masyarakat Bangka Belitung.

Rumah Sakit terbesar di Bangka Belitung ini tidak hanya sebagai pusat pelayanan kesehatan akan tetapi juga sebagai pusat rujukan dari Rumah Sakit tipe C dan D yang ada di Kabupaten/Kota yang mengedepankan pelayanan  barat dan timur.

Eko Maulana Ali, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, saat berkunjung ke Rumah Sakit tersebut berharap Rumah Sakit ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat di Bangka Belitung.

“Rumah Sakit ini milik seluruh masyarakat dan semoga kehadirannya dapat meningkatkan taraf kesehatan kita semua, selain itu posisi yang berada di dekat Pantai Air Anyir dapat memberikan sentuhan tersendiri, tidak hanya untuk berobat saja akan tetapi sekaligus bisa untuk berwisata”, ujarnya.

Menurut dr. Hendra Kusumajaya, M.Epid, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengatakan bahwa saat ini Rumah Sakit Dr. Ir. Soekarno sudah teregistrasi di Kementerian Kesehatan dengan kode 1901043S. Dan sudah memiliki izin operasional sementara dari Bupati Bangka dengan nomor 188.45/771/KES/2012.

Selanjutnya tinggal menunggu Peraturan Daerah tentang Struktur dan Tata Kerja Rumah Sakit yang saat ini tanggung jawab tersebut masih berada di bawah Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, ungkapnya.

Lebih jauh Hendra menjelaskan tentang fasilitas rawat inap sudah dapat dilakukan oleh pasien yang sudah membutuhkan pelayanan yang intensif. Dan Rumah Sakit ini telah menyediakan 66 tempat tidur untuk dirawat inap.

Ketersediaan Poliklinik Umum, Poliklinik Gigi dan Mulut, Poliklinik Spesialis Penyakit Dalam serta Kebidanan dan Pelayanan Farmasi dapat diakses di Rumah Sakit yang berada di lokasi Desa Air Anyir ini.

Dan dalam waktu dekat Poliklinik Spesialis akan turut menambah pelayanan kesehatan masyarakat Bangka Belitung seperti Poliklinik Spesialis Kulit dan Kelamin, Spesialis Kebidanan dan Kandungan, Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis paru, dan Spesialis Anastesi.

Tidak hanya dengan memiliki kelengkapan poliklinik serta ruang pelayanan kesehatan yang baik, Rumah Sakit Provinsi ini juga memiliki dokter-dokter yang handal dibidangnya yang siap melayani kesehatan masyarakat Bangka Belitung.

Selain itu   Rumah Sakit ini memiliki dokter spesialis mitra yang turut membantu seperti dokter spesialis Radiologi, Spesialis Bedah, Spesialis Anak, Spesialis Mata, Spesialis THT, Spesialis Syaraf dan lain sebagainya.

Dalam laporan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, jumlah kunjungan rawat jalan yang ada saat ini sekitar 514 orang dan kunjungan IGD sekitar 43 orang. Dan diperkirakan pada bulan Mei ini jumlah kunjungan akan meningkat.

Sedangkan untuk mendukung dan menunjang akses masyarakat dan pegawai menuju ke Rumah Sakit, saat ini Pemerintah Provinsi telah menyiapkan Shuttle Bus dan kendaraan operasional Rumah Sakit yang akan mengantarkan masyarakat umum atau pengguna jasa layanan pada jam-jam kerja dari jam 08.00 sd 13.30 WIB yang dapat diakses di sebelah kiri jalan pintu masuk menuju air anyir.

Kehadiran Malaria Center di dalam komplek Rumah Sakit Provinsi ini dapat memberikan kontribusi dalam bentuk pendidikan, penelitian, dan pengembangan  dalam menekan angka endemis malaria di Bangka Belitung.

Babel Terang Benderang bisa diwujudkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Januari kemarin Eko Maulana Ali, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung secara resmi melakukan penyalaan listrik pedesaan di Desa Sidoharjo, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan.(02/1)

Menurut Eko,  Listrik merupakan modal dasar untuk pembangunan di Bangka Belitung. Dengan hadirnya listrik dapat meningkatkan ekonomi, taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.

“untuk mencapai keberhasilan pembangunan, kita harus bekerjasama, bekerja keras, bekerja tuntas dalam meningkatkan ekonomi dan taraf hidup”, tegasnya.

Baru-baru ini Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima penghargaan Wahaha Tata Nugraha (WTN) oleh Kementerian Perhubungan RI dan Anugerah Pangripta Nusantara dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas),di Jakarta (06/5).

Penghargaan ini kali pertamanya diterima Bangka Belitung untuk urusan keberhasilan penyelenggaraan transportasi. Walaupun baru diwakili oleh Kabupaten Bangka, Bangka Selatan dan Kabupaten Belitung, keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi kabupaten/kota yang lain untuk meningkatkan penyelenggaraan transportasi perkotaan di wilayahnya masing-masing.

Menurut Rustam Efendi, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, saat menghadiri pemberian penghargaan tersebut menuturkan, penghargaan yang diterima dapat memacu Pemerintah agar dapat membenahi sistem transportasi di wilayah Bangka Belitung.

“kita tidak boleh semata-mata puas dengan prestasi sekarang ini, akan tetapi kita harus lebih baik kedepannya”, ujarnya.

Lebih jauh Rustam mengungkapkan tentang persoalan transportasi ke wilayah-wilayah yang vital seperti angkutan menuju Rumah Sakit Provinsi di Air Anyir dan ke Komplek Perkantoran Air Itam.

“kendaraan umum menuju Rumah Sakit Provinsi dan ke komplek pemprov akan kami atasi secepat mungkin”, tegasnya.

Selain itu untuk Perencanaan Pembangunan, tahun ini juga Bangka Belitung kembali menerima Anugerah Pangripta Nusantara dengan kategori Pratama dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Jakarta (29/4).

Nazalyus, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Statistik (Bappeda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, bahwa penghargaan yang diterima dapat menjadi motivasi kepada Pemerintah Daerah agar dapat menyusun perencanaan pembangunan lebih baik.

“dengan perencanaan yang baik, bisa menjamin 50% keberhasilan pembangunan. Dan yang harus diingat perencanaan tanpa aksi akan sia-sia, sedangkan aksi tanpa perencanaanpun akan fatal, jadi kedua-duanya harus dilaksanakan”,tegasnya.

Sementara itu Nazalyus juga mengatakan Terwujudnya Provinsi yang mandiri, maju, adil, berdaya saing berbasis potensi lokal melalui pengembangan sinergitas konektivitas pedesaan dan perkotaan menjadi fokus pembangunan yang akan dilaksanakan di Bangka Belitung.

Lebih jauh Nazalyus menjelaskan, ada tiga belas prioritas pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mulai dari pengembangan One Village One Product (OVOP) dan Koperasi Komoditi, prioritas pembangunan yang kedua Penguatan Rural Urban Linkages, prioritas ketiga Pengembangan Infrastruktur dan Peningkatan Konektivitas Antar Wilayah. Sedangkan yang keempat Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup.

Reklamasi lahan kritis dan lahan eks tambang menjadi prioritas kelima, prioritas keenam yaitu pengembangan wilayah strategis, tertinggal, pesisir dan pulau-pulau kecil, tambahnya.

Peningkatan manajemen pemerintahan dan aparatur merupakan prioritas ketujuh, prioritas kedelapan yaitu peningkatan kualitas pendidikan 12 tahun, kesembilan peningkatan pelayanan kesehatan, kesepuluh yaitu pemberdayaan masyarakat dan penanggulan kemiskinan.

Prioritas kesebelas yaitu Pembangunan pemberdayaan local dan destinasi wisata, sedangkan pengendalian pemanfaatan ruang jadi prioritas kedua belas, prioritas yang terakhir menurut Nazlyus yaitu Program Satu Miliar untuk Satu Kecamatan (Satam Emas) dengan target pembangunan efektif, adil dan selaras, jelasnya.

Selain itu pada tahun ini Provinsi Bangka Belitung akan menjadi tuan rumah untuk event skala Nasional. Koba, Kabupaten Bangka Tengah akan menjadi tuan rumah kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Nasional Ke 22 yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Agustus ini.

Lounching Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) di Bangka Belitung dilakukan secara langsung oleh Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Agama RI di Auditorium H.M Rasyidi, Kementerian Agama RI (27/3).

Saat menghadiri lounching mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Rustam Efendi, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung mengatakan tentang berbagai kesiapan Bangka Belitung dalam menghadapi event nasional ini yang akan sebentar lagi akan dilaksanakan.

“Babel sudah memiliki fasilitas yang sangat mendukung, hotel dari tipe biasa sampai hotel berkelas, dan jalan-jalan yang mulus, pokoknya infrastruktur kita sudah siap”, janjinya.

Lebih jauh Rustam berharap bahwa STQ ini tidak hanya menjadi sarana silaturahmi sebagai umat muslim, akan tetapi bisa meningkatkan minat seni baca Al Quran serta dapat mengajak masyarakat untuk memahami, menghayati dan mengamalkan kandungan Al Quran dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Nasional Ke 22 yang sedang dalam tahap persiapan pelaksanaan. Dari sektor investasi, Bangka Belitung kembali mengadakan event Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Exhibition, Forum, dan Business 2013 di Novotel Bangka Golf and Convention Center pada bulan Maret lalu (07/3).

Pameran potensi investasi dan produk unggulan pertama dan terbesar di Sumatera Bagian Selatan ini diikuti sebanyak 60 peserta, baik dari instansi Pemerintah, BUMN, dan Swasta. Selain itu, pameran ini juga dihadiri oleh 20 investor dari Amerika Selatan. Tidak hanya dari wilayah Sumatera Bagian Selatan dari Provinsi Jawa Timur dan Kota Malang juga mengikuti expo yang berlangsung selama tiga hari ini.

Imam Mardi Nugruho, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat membuka Pameran mengatakan, Expo ini diharapkan bisa membuka peluang investasi dan membawa dampak positif dalam percepatan pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung.

“sekarang pemerintah juga sedang melakukan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) seperti di Pelabuhan Tanjung Berikat, Tanjung Batu, Tanjung Binga, yang sekarang sedang dalam proses penyelesaian”,ungkapnya.

Sedangkan disektor Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengadakan event Belitung Beach Festival dan Expo 2013 di Pantai Tanjung Pendam, Kabupaten Belitung (18/5).

Menurut Yan Megawandi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Belitung Beach  Festival dan Expo 2013 untuk mempromosikan pariwisata Belitung secara holistik.

Imam Mardi, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga mengharapkan Belitung Beach Festival ini akan menjadi indentitas Belitung dalam menggelar festival budaya Bangka Belitung yang akan dilaksankan selama tiga hari ini.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2012 Bangka Belitung menembus Rp34,325 miliar. Angka ini diukur berdasarkan harga berlaku saat itu. Sedangkan jika diukur atas dasar harga konstan tahun 2000, angkanya dicapai Rp12,251 miliar. Di tahun yang sama, perekonomian Bangka Belitung tumbuh sebesar 5,7 persen jika dibandingkan dengan tahun 2011.

Menurut keterangan Teguh Pramono Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat jumpa pers, (5/2), sektor ekonomi yang mengalami pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor keuangan, real estate jasa perusahaan dan sektor konstruksi yang masing-masing mencapai 11,0 persen. Sementara pertumbuhan pada sektor pengangkutan dan komunikasi hanya sebesar 9,5 persen.

"Pertumbuhan ekonomi tahun 2012 menurut pengeluaran didukung pertumbuhan komponen PMTB (Pembentukan Modal Tetap Bruto-red) sebesar 7,1 persen, konsumsi rumah tangga sebesar 6,5 persen dan impor 4,7 persen," jelas Teguh.

Kendati terjadi penurunan jumlah wisatawan nusantara (wisnu), namun terdapat peningkatan jumlah wisatawan manca negara (wisman) yang berkunjung ke Bangka Belitung (Babel). Februari lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) Babel mencatat jumlah tamu yang menginap di hotel berbintang Bangka Belitung, baik wisnu maupun wisman sebanyak 11.197 orang.

Januari lalu, kata Teguh Pramono Kepala BPS Bangka Belitung, jumlah wisnu maupun wisman yang menginap di hotel berbintang ada sekitar 13.190 orang. Namun di bulan Februari terjadi penurunan angka sekitar 1.993 orang. Penurunan jumlah tamu tersebut untuk wisnu yaitu 11,56 persen, atau menjadi 11.051 orang. Sedangkan untuk jumlah wisman atau tamu asing meningkat sebesar 43.14 persen. Pasalnya pada Januari BPS mencatat hanya 102 orang tamu asing, lalu pada Februari menjadi 146 tamu asing.

“Mengenai Tingkat Hunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Bangka Belitung pada Februari 2013 yaitu naik 2,2 poin menjadi 34,8 persen dibandingkan Januari 2013 yang hanya sebesar 32,6 persen,” ungkap Teguh saat jumpa pers di Kantor BPS Bangka Belitung, (1/4).

Terhitung dari bulan februari 2013  nilai tukar Petani  dari 100,03 hingga pada bulan maret 2013 menjadi 100,57,  nilai tukar Petani terus mengalami kenaikan indeks sebesar 0,54 persen, perhitungan kenaikan indeks berdasarkan hasil pemantauan harga-harga di pedesaan di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada bulan maret 2013.

Teguh Pramono, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengemukakan bahwa dari lima Provinsi di Sumatera Bagian Selatan yang melakukan perhitungan Nilai Tukar Petani (NTP) pada bulan Maret 2013, kenaikan NTP hanya terjadi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu pada bulan februari 2013 100,03 pada bulan maret menjadi 100,57 mengalami kenaikan sebesar 0,54 persen.

Jika dibandingkan pada bulan februari penurunan terjadi di Provinsi Sumatera Selatan dari 110,32 menjadi 110,27 mengalami penurunan sebesar -0,04 persen, sedangkan di Provinsi Bengkulu pada bulan februari 100,41 sedangkan pada bulan maret 100,16 beraarti terjadi penurunan sebesar -0,25, sedangkan Provinsi jambi pada bulan februari 2013 NTP 90,77 pada bulan maret 90,50 terjadi penurunan NTP sebesar -0,29 persen, Penurunan NTP terbesar terjadi di Provinsi Lampung pada bulan februari 124,37 sedangkan bualn maret 123,64 terjadi penurunan sebesar -0,58 persen.

Teguh menambahkan bahwa, perubahan nilai tukar petani provinsi sebesar 0,54 persen, hal tersebut, menurutnya menggambarkan adanya kenaikan nilai tukar petani yang disebabkan perubahan indeks harga yang diterima petani lebih besar dibandingkan perubahan indeks harga yang dibayar petani.

“Indeks harga yang diterima petani merupakan indicator yang menunjukkan fluktuasi harga beragam komoditas pertanian yang dihasilkan petani, pada bulan maret 2013, secara umum indeks harga yang diterima petani (IT) mengalami kenaikan sebesar 0,88 persen dibandingkan dengan IT bulan februari 2013 yaitu dari 125,71 menjadi 126,83”.

Teguh menjelaskan kenaikan IT terjadi karena adanya kenaikan indeks diterima petani pada subsector komoditas hasil-hasil pertanian yang dicatat perkembangan harganya,  “lima komoditas tersebut yaitu subsector tanaman pangan, subsector Hortikultura, subsector tanaman perkebunan rakyat dan yang terakhir yaitu subsector perikanan”.

Sedangkan indeks harga yang dibayar Petani (IB) terhitung pada bulan maret 2013 mengalami kenaikan sebesar 0,34 persen, bila dibandingkan pada bulan februari 2013 yaitu dari 125,68 menjadi 126,71. Ditambahkan Teguh, dimana indeks kelompok konsumsi rumah tangga (KRT) juga mengalami kenaikan sebesar 0,44 persen dari 130,27 menjadi 130,85, sedangkan indeks kelompok biaya produksi dan penambahan barang modal (BPPBM) naik sebesar 0,01 persen dari 115,61 menjadi 115,62.

Melalui indeks harga yang dibayar petani (IB) menurut Teguh, dapat dilihat fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat pedesaan, khususnya petani yang merupakan bagian terbesar dari masyarakat pedesaan serta fluktuasi harga barang dan jasa yang diperlukan untuk memproduksi hasil pertanian.

Salah satu upaya untuk mewujudkan Good Governance di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pemerintah Provinsi telah menyediakan layanan Pengaduan dan Informasi Masyarakat atau PIM melalui sms ke nomor 08117818500 atau ke email pim@babelprov.go.id.

Layanan Pengaduan dan Informasi Masyarakat (PIM) yang disampaikan masyarakat tersebut akan segera ditindaklanjuti, direspon, dan dikonfirmasi secepatnya kepada Instansi yang terkait atau berwenang serta hasilnya akan diinformasikan kembali secara langsung kepada yang bersangkutan sesuai via pengirimannya.

Pengaduan atau Informasi yang disampaikan masyarakat secepatnya akan direspon,  dan akan disampaikan ke Bapak Gubernur, Wakil Gubernur atau pemangku kepentingannya untuk pengambilan kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan serta kemasyarakatan di Provinsi Bangka Belitung.(fa/sc)

Penulis: 
fa/sc
Sumber: 
Diskominfo