Dinas Kominfo Babel Gelar Pertunjukan Tradisional

diskominfo babel (Wed, 11 Nov 2009 at 8:15)

Pangkalpinang – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu 7 November 2009 menggelar pertunjukan Media Tradisional bertajuk ‘Penyalagunaan Narkoba’. Kegiatan yang digelar di Desa Balunijuk, Kabupaten Bangka tersebut bertujuan mensosialisasikan mengenai bahaya penggunaan narkoba. Sementera sehari sebelumnya, Jumat 6 November 2009 kegiatan serupa digelar di Desa Mesuk, Kabupaten Bangka Tengah. Namun tema yang diangkat pada kesempatan tersebut berbeda, yaitu mengenai ‘Penanggulangan Bencana’. Tampak antusias masyarakat menyaksikan pertunjukan yang menampilkan sanggar Dambus Ancok Ati dan sanggar Dulmuluk, Fajar Timur, Kelurahan Semabunglama, Pangkalpinang. Dulmuluk ini merupakan salah satu sanggar tradisional yang masih eksis di Bangka Belitung. Saat menyampaikan sambutan, H Cholil, Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Desiminasi Informasi, Dinas Kominfo mengatakan, pemerintah selalu tanggap menyikapi bencana yang terjadi dengan langsung melakukan pendataan serta menyalurkan bentuan pangan, sandang maupun bantuan berupa bahan bangunan untuk masyarakat yang tertimpa musibah. “Mengenai bantuan yang diberikan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” katanya, di Halaman Pesantren Nurul Falah, Desa Air Mesuk, Kecamatan Pangkalanbaru, Kebupaten Bangka Tengah, Jumat 6 November 2009. Sementara pada saat pertunjukan bertema ‘Penyalagunaan Narkoba’ di Lapangan Bola, Desa Balunijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, ia menjelaskan, narkoba menjadi salah satu penyebab rusaknya generasi muda. Pemerintah sangat serius memperhatikan kasus ini dan pemerintah prihatin masih banyaknya kasus penyalagunaan narkoba, khususnya di Bangka Belitung dan pada umumnya di Indonesia. Tingkat penyalagunaan narkoba di Bangka Belitung cukup tinggi. Ia menambahkan, seperti informasi yang disampaikan Badan Narkotika Prpvinsi Kepulauan Bangka Belitung dari Badan Narkotika Nasonal, saat ini Bangka Belitung berada di urutan ke 6 se Indonesia dalam hal penyalagunaan narkoba. Jumlah kasus ini, terhitung Bulan Januari hingga Oktober 2009 terdapat sekitar 90 kasus yang terdiri dari 40 kasus narkotika dan 50 kasus psikotropika. Dari data BNN tahun 2005, jelasnya, terdapat sekitar 1,5 persen penduduk Indonesia terlibat penyalagunaan narkoba. Dari penyalagunaan narkoba tersebut menunjukan sekitar 15 ribu orong meninggal dunia setiap tahun akibat kasus ini. Memang sulit untuk melakukan pengawasan masuknya narkoba ke Bangka Belitung, hal itu dikarenakan kondisi daerah ini merupakan daerah kepulauan, sehingga banyak tempat untuk melakukan transaksi dan masuknya narkoba. “Pemuda menjadi salah satu korban utama dari penyalagunaan narkoba. Oleh sebab itu, generasi muda harus dibentengi dengan iman dan pendidikan agama yang kuat, sehingga dapat menjauh dan terhindar dari penyalagunaan narkoba,” jelasnya.(huzari/adits)

Visit Bangka Belitung Archipelago 2010Kota PangkalpinangKabupaten BangkaKabupaten BelitungBangka BaratKabupaten Bangka TengahKabupaten Bangka SelatanKabupaten Belitung Timur